Rabu, April 29, 2026
BerandaSHARK EQUESTRIAN COMPETITION 2024SHARK EQUESTRIAN COMPETITION, JADI DEBUT PERDANA ANANTYA RIDING CLUB

SHARK EQUESTRIAN COMPETITION, JADI DEBUT PERDANA ANANTYA RIDING CLUB

Satu lagi kejuaraan berkuda bergengsi dengan label Shark Equestrian Competition akan segera bergulir di Venue Anantya Riding Club pada 2-6 Oktober 2024 mendatang. Shark sebagai sponsor utama kejuaraan berkuda ini merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi kompresor, alat-alat pertanian, kelautan dan UMKMĀ  turut berkomitmen untuk membangun dan melestarikan Olahraga Berkuda Equestrian yang tengah berkembang pesat di tanah air.

Dengan menggandeng Anantya Riding Club sebagai penyedia Venue dan Penyelenggara pertandingan, Shark Equestrian Competition yang berkonsep “Newbie Riders Development” pun akan menyasar segmen para Atlet berkuda Equestrian pendatang baru yang ingin berkarir di bidang Olahraga Berkuda Equestrian secara profesional.

Arena Outdoor

“Sejauh ini persiapan hampir rampung seratus persen, Kami ada lahan yang sebelumnya tidak terpakai dan sudah Kami ratakan dengan alat berat. Persiapan lapangan untuk pemanasan dan pertandingan juga sudah siap. Tinggal pembangunan kandang-kandang temporari beserta instalasi listrik yang Insya Allah dalam minggu ini sudah selesai.” Ujar Rahmat Natsir, Director of Event Shark Equestrian Competition.

Menurut Rahmat Natsir yang juga menjabat sebagai Kepala Pelatih di Anantya Riding Club, motivasi penyelenggaraan kejuaraan berkuda yang merupakan kejuaraan berkuda Open (terbuka) pertama kalinya digelar di Anantya Riding Club ini lebih kepada bagaimana membangun (Development) Atlet berkuda sejak usia dini. Untuk itu Shark Equestrian Competition pun akan menggelar kelas-kelas pertandingan khusus yang ditujukan bagi para pendatang baru.

“Nantinya akan ada kelas pertandingan seperti Learn To Ride, Learn To Jump, dan juga Walk Trot New Comer yang membedakan kejuaraan ini dengan kejuaraan-kejuaraan yang lain. Tahapan ini sangat penting bagi para pendatang baru agar bisa menunggang kuda dengan baik dan mengutamakan segi keamanan (Safety). Untuk kelas tertinggi di Kategori Dressage akan dipertandingkan hingga kelas Elementary sedangkan di kategori Show Jumping kelas tertingginya adalah SJ 110 Cm” Lanjut Rahmat Natsir.

Arena Indoor

Kelas Learn To Ride menekankan para Rider agar dapat mengenal dasar-dasar dalam berkuda, seperti mengenal peralatan berkuda (Saddle, Bridle dll), mengenal organ-organ tubuh kuda sampai dengan cara naik dan turun dari kuda serta melakukan Trot baik dituntun, longser, ataupun dilepas.

Sedangkan untuk kelas Learn To Jump 0-35 Cm, nantinya para Rider dapat melakukan test seperti biasa dibawah pengawasan Pelatih didalam lapangan pertandingan. Adapun Pelatih diperbolehkan untuk memberi arahan terkait segi keamanan (Safety) namun tidak diperbolehkan untuk memberikan arahan terkait jalur.

Area Kandang permanen

Terakhir untuk kelas Walk Trot New Comer, para Rider dapat bertanding seperti biasanya, sedangkan Pelatih boleh mendampingi sambil membacakan test namun tidak diijinkan umtuk memberikan arahan-arahan yang berkaitan dengan posisi Rider diatas kuda.

“Untuk antusiasme peserta Alhamdulillah, dari yang awalnya Kami rencanakan untuk menyiapkan 80 kandang, saat ini sudah mencapai titik maksimal di 140 kandang. Tinggal pengaturan jadwal masuk dan keluarnya kuda-kuda untuk Dressage dan Show Jumping, tapi untuk Show Jumping memang sudah full kapasitas.” Sambung Rahmat Natsir.

Cafe Anantya

Mengingat antusiasme peserta yang cukup tinggi di kejuaraan perdana ini, kedepannya Rahmat Natsir pun berencana untuk mengagendakan sedikitnya tiga kejuaraan berkuda akan diselenggarakan di Anantya Riding Club, yang mana setiap kejuaraan berkuda tersebut tentu memiliki konsep yang berbeda sehingga dapat menarik minat dari kalangan peserta yang berbeda pula.

 

“Tinggal dikombinasikan saja konsepnya, misalnya Shark Equestrian Competition satu seri, kemudian Anantya Riding Club satu seri, dan satu seri lagi bisa diselenggarakan oleh pihak atau Stable lain dengan memamfaatkan fasilitas-fasilitas milik Anantya Riding Club yang saat ini sudah siap secara infrastrukturnya serta mudah-mudahan saja bisa jadi tantangan dan suasana baru dalam berkompetisi.” Imbuhnya.

Tim Anantya Riding Clud di salah satu kejuaraan berkuda

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Natsir pun berharap agar PP Pordasi selaku pemangku kepentingan agar lebih memperhatikan lagi terkait ketersediaan SDM Official pertandingan yang tampaknya sangat perlu upaya penambahan personil. Hal ini memang sangat diperlukan agar kejuaraan-kejuaraan berkuda di tingkat pusat dan daerah-daerah bisa berjalan saling beriringan.

 

Sementara itu, Anantya Riding Club merupakan salah satu Stable berkuda Equestrian ternama di wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Berlokasi di kawasan Karanggan Gunung Putri Kabupaten Bogor, Anantya Riding Club berdiri di lahan yang cukup luas. Memiliki dua lapangan yakni lapangan Indoor berukuran 60 M x 20 M dan lapangan Outdoor seluar 63 M x 40 M ditambah lapangan rumput untuk melakukan pemanasan. Selain memiliki area kandang permanen, Anantya Riding Club juga memiliki area kandan temporari yang nantinya akan menampung kuda-kuda peserta kejuaraan.

Rahmat Natsir (kanan), berpose dengan Jerome Anantya (tengah) dan Yusmin Suwoko (kiri) Founder Anantya Riding Club

Untuk akses jalan sendiri, Anantya Riding Club dapat ditempuh melalui jalan Tol Jagorawi dengan keluar di Gunung Putri dan menuju arah Karanggan. Dalam hal transportasi baik untuk kuda-kuda dan para peserta, Anantya Riding Club dapat dijangkau dengan akses jalan yang cukup memadai.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

berita terbaru

Recent Comments