Tengah menjadi tren, olahraga berkuda khususnya cabang Equestrian memang tak pernah berhenti dalam memunculkan bakat-bakat muda yang siap meramaikan pentas olahraga Equestrian di tanah air. Setelah Pulau Jawa yang kini kebanjiran Atlet-atlet pendatang baru, kali ini demam olahraga Equestrian tersebut pun telah melanda Pulau Sumatera, dan salah satu Rider cilik pendatang baru yang mulai merambah ke kancah kompetisi olahraga Equestrian nasional adalah Aqilah Latisha yang berasal dari Kota Palembang Sumatera Selatan.
Gadis cilik bernama lengkap Siti Aqilah Latisha Martino atau yang akrab disapa Aqilah tersebut merupakan satu-satunya Rider cilik wanita yang mewakili 3D Stable Palembang, tim tempat Dirinya bernaung pada Kejuaraan Berkuda Indonesian Horse Lovers (IHL) Festival yang baru saja usai diselenggarakan di Jakarta International Equestrian Park (JIEP) Pulomas Jakarta Timur (12-16/7) lalu. Keikutsertaan Aqilah di kejuaraan berkuda tingkat nasional tersebut memang membawa misi khusus yakni untuk meningkatkan pengalamannya dalam bertanding di kejuaraan berkuda yang memiliki skala besar.

“Aku mulai mengenal olahraga berkuda sejak akhir Desember 2022 lalu, jadi pas liburan sekolah dan coba-coba berkuda lalu akhirnya keterusan sampai sekarang.” Ujar Aqilah ketika redaksiberkuda.com menjumpainya disela-sela pertandingan.
Tak berhenti disitu, Aqilah yang merupakan buah hati dari pasangan Dr. Ari Martino, SE MM dan dr. Siti Sarahdeaz FP, M. Biomed pun mampu menunjukkan keseriusannya untuk berkarir di dunia olahraga berkuda kepada kedua Orangtuanya tersebut dengan tekun berlatih dan pantang menyerah. Proses yang berat dalam berlatih mulai dari terjatuh dari kuda bahkan hingga memakan pasir lapangan pun bisa diterimanya sebagai satu konsekuensi bila ingin maju dan berkembang.

“Kalau untuk olahraga berkuda itu Aku lebih tertarik dengan cabang Show Jumping (lompat rintangan), rencana kedepannya Aku juga ingin sering-sering bertanding khususnya di Jakarta untuk terus mencari pengalaman.” Lanjut Gadis cilik kelahiran 29 Maret 2012 yang merupakan anak pertama dari lima bersaudara tersebut.
Aqilah yang kini tengah berstudi di Faza Islamic School Palembang pun sempat mengungkapkan bahwa Kejuaraan Berkuda IHL Festival ini merupakan kejuaraan berkuda kedua yang pernah diikutinya sekaligus kejuaraan berskala nasional pertama dalam perjalanan karir berkudanya. Prestasinya di kejuaraan tersebut pun terbilang sangat baik untuk seorang Rider pendatang baru dengan meraih hasil Clear Round dan menduduki peringkat ke sepuluh dari total 23 peserta yang turun bertanding di Kelas SJ 60 Cm U16 bersama kuda Javanese. Rider cilik hijabers tersebut pun memiliki mentalitas yang tinggi dengan mampu beradaptasi bertanding di lapangan besar Venue Berkuda JIEP Pulomas Jakarta Timur yang merupakan arena berkuda terbesar di Asia Tenggara ditengah sorotan ratusan pasang mata yang turut menyaksikan penampilannya.

Sementara itu, Siti Sarahdeaz (Ibunda Aqilah) yang mendampingi Aqilah selama di Jakarta pun sempat menceritakan perjalanan Aqilah dalam menggeluti dunia olahraga berkuda. Menurutnya, Aqilah memang memiliki semangat yang tinggi dalam hal berlatih dan bertanding, hal inilah yang akhirnya membuatnya berkomitmen untuk terus mendukung karir berkuda putri sulungnya tersebut.
“Semangatnya memang sangat tinggi, kurang lebih selama tujuh bulan berlatih, Aqilah berani lompat dengan ketinggian 100 hingga 120 Cm saat latihan. Begitupun dalam hal pertandingan, dalam kondisi apapun Aqilah akan berusaha untuk bertanding. Seperti pada Kejuaraan IHL ini, Aqilah sempat terjatuh dari kuda di pertandingan hari Sabtu yang mengakibatkan tangannya agak terkilir, namun Aqilah tetap bertanding di hari Minggu dan Alhamdulillah berhasil meraih hasil Clear Round.” Terang Siti Sarahdeaz.

Menyadari bakat dan semangat tinggi yang dimiliki Aqilah serta sejalan dengan perkembangan skil dan kemampuannya dalam berkuda, Siti Sarahdeaz pun mengungkapkan bahwa bila sudah tepat waktunya tidak tertutup kemungkinan bagi Aqilah untuk memiliki kuda sendiri demi menyokong prestasinya.
“Untuk pertandingan kedepannya, Insya Allah kalau pertandingan itu diselenggarakan di wilayah Jakarta atau Jawa Barat yang mudah ditempuh dari Palembang tentu Aqilah akan mengikutinya. Semua itu bertujuan agar pengalaman bertanding Aqilah bisa bertambah hingga mampu meraih prestasi di waktu yang akan datang.” Tutup Siti Sarahdeaz.






