REDAKSI BERKUDA – AR Team Equestrian kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga berkuda nasional melalui penyelenggaraan AR Team Equestrian Internal Jumping Competition 2026. Kejuaraan yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 tersebut digelar di home base AR Team Equestrian, kawasan Pasir Angin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ini merupakan kali kedua stable yang dikelola oleh atlet sekaligus pelatih berkuda, Agung Riyanto, tersebut menyelenggarakan kejuaraan internal. Sebelumnya, AR Team Equestrian sukses menggelar kegiatan serupa pada Februari 2025 lalu. Namun, sedikit berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, kejuaraan kali ini secara khusus mempertandingkan nomor-nomor Show Jumping.

Mengusung semangat pembinaan dan pengembangan atlet, kejuaraan ini tidak semata-mata menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para rider pendatang baru untuk mengenal atmosfer kompetisi, mengasah kemampuan, sekaligus membangun mental bertanding sejak dini.
“Kejuaraan internal ini ditujukan khusus untuk para atlet berkuda pendatang baru dan yang belum memiliki banyak pengalaman. Diharapkan dengan mengikuti kejuaraan ini, para atlet akan mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman dalam bertanding,” jelas Agung Riyanto.
MEMBERIKAN RUANG KOMPETISI BAGI ATLET PEMULA
Meski dikemas sebagai kejuaraan internal, AR Team Equestrian Internal Jumping Competition 2026 ternyata mendapatkan sambutan cukup antusias dari komunitas olahraga berkuda. Sejumlah stable, yang mayoritas berasal dari wilayah Jakarta dan Jawa Barat, turut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
Antusiasme ini sekaligus memperlihatkan bahwa kejuaraan dengan segmentasi khusus bagi atlet pemula memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi para rider yang masih membutuhkan pengalaman sebelum melangkah ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi. Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, panitia menghadirkan sejumlah kelas pertandingan dasar, di antaranya Learn to Jump U14 dan Open, serta Jumping 30–50 cm U14 dan Open.

Menariknya, pada kelas-kelas pemula tersebut, para atlet diperbolehkan mendapatkan pendampingan langsung dari pelatih selama menjalani pertandingan. Kebijakan ini menjadi bagian dari pendekatan pembinaan agar para rider dapat beradaptasi dengan suasana kompetisi tanpa harus kehilangan kesempatan untuk belajar.
Selain meningkatkan kemampuan teknis, pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu para atlet membangun rasa percaya diri, melatih konsentrasi, serta memahami prosedur dan aturan pertandingan Show Jumping. Dengan demikian, kejuaraan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi setiap peserta.
BATASI KUOTA KANDANG DEMI KENYAMANAN PESERTA
Di tengah antusiasme para peserta, panitia memilih untuk tidak membuka kuota secara berlebihan. Penyelenggara hanya menyediakan 50 kandang sebagai langkah untuk menjaga kelancaran pelaksanaan kejuaraan sekaligus memastikan kenyamanan seluruh peserta.
“Untuk kejuaraan kali ini, panitia memang membatasi jumlah peserta dengan hanya menyediakan 50 kandang saja agar memudahkan pengaturan dan menjaga kenyamanan para peserta dalam mengikuti kejuaraan,” lanjut Agung.

Keputusan tersebut menjadi bagian dari upaya penyelenggara untuk menjaga kualitas pelaksanaan pertandingan. Terlebih, sebagian peserta merupakan atlet pendatang baru yang masih membutuhkan suasana kompetisi yang kondusif.
Turut hadir menyaksikan jalannya kejuaraan, H. Aidil Azwar selaku pemilik fasilitas berkuda AR Team Equestrian. Ia memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan kejuaraan yang untuk kedua kalinya dapat diselenggarakan dengan lancar dan sukses.
HADIAH MENARIK UNTUK MEMOTIVASI ATLET, GROOM PUN MENDAPAT APRESIASI
Selain menghadirkan atmosfer kompetisi yang bersahabat bagi para atlet pemula, panitia juga menyiapkan beragam hadiah menarik sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan pencapaian para peserta. Tidak hanya medali, rosette, dan sertifikat bagi para pemenang, panitia turut menyediakan hadiah utama berupa sepeda listrik dan Hit-Air Body Protector pada sejumlah kelas pertandingan.
Penentuan penerima hadiah utama dilakukan melalui sistem akumulasi poin dari dua hari pertandingan. Skema tersebut dirancang untuk memberikan motivasi tambahan agar setiap atlet berusaha menampilkan performa terbaik secara konsisten sepanjang kejuaraan.

Satu hal menarik lainnya adalah perhatian penyelenggara terhadap peran para groom, yang selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan kuda dan atlet saat mengikuti pertandingan. Sebagai bentuk apresiasi, panitia secara khusus menggelar kelas Jumping 40–60 cm Groom Class Open pada penghujung kejuaraan.
Kelas tersebut menjadi kesempatan bagi para groom untuk tampil langsung di arena pertandingan. Tak tanggung-tanggung, panitia juga menyediakan hadiah menarik berupa Hit-Air Body Protector, telepon genggam, hingga uang tunai. Kehadiran kelas khusus groom ini memberikan warna tersendiri dalam penyelenggaraan kejuaraan, sekaligus menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi mereka dalam aktivitas olahraga berkuda.
DIPROYEKSIKAN MENJADI AGENDA RUTIN TAHUNAN
Kesuksesan penyelenggaraan AR Team Equestrian Internal Jumping Competition 2026 menjadi modal positif bagi pihak stable untuk terus mengembangkan kegiatan serupa pada masa mendatang. Agung Riyanto berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi salah satu agenda rutin yang tidak hanya memberikan kesempatan bertanding bagi para atlet pemula, tetapi juga berkontribusi terhadap proses regenerasi atlet berkuda Indonesia.
Dengan penyelenggaraan yang semakin matang, AR Team Equestrian berencana terus meningkatkan kualitas kejuaraan, baik dari sisi teknis pertandingan, pelayanan peserta, maupun penghargaan yang diberikan.

“Insya Allah kejuaraan internal ini akan menjadi agenda rutin tahunan AR Team Equestrian, dan kami berharap ke depannya dapat menyelenggarakan kejuaraan dengan lebih baik lagi dengan hadiah-hadiah yang lebih menarik,” tutup Agung Riyanto.
Melalui kejuaraan yang mengedepankan pembinaan, AR Team Equestrian turut memperlihatkan bahwa proses mencetak atlet berprestasi tidak selalu harus dimulai dari kompetisi berskala besar. Kejuaraan dengan pendekatan edukatif dan suasana yang mendukung justru dapat menjadi langkah awal yang penting dalam membangun fondasi atlet-atlet berkuda masa depan.
Untuk mengetahui hasil lengkap pertandingan AR Team Equestrian Internal Jumping Competition 2026, silakan klik tautan berikut:






