Karir berkuda Djalu Hakim semakin moncer seiring performa yahudnya dalam beberapa kejuaraan berkuda belakangan ini. Kerap turun dalam beberapa kelas pertandingan khususnya Show Jumping (lompat rintangan), Djalu Hakim sering kali meraih penghargaan sebagai jawaranya.

Seperti pada gelaran Equinara Pulomas Open yang digelar pada 19-22 Juni 2025 lalu di JIEP Pulomas Jakarta Timur, Djalu meraih 5 medali emas dan 1 perak serta 2 gelar Juara Umum yang semakin menegaskan kesungguhan putra Presenter ternama Irfan Hakim ini dalam menjalani karir berkuda di dunia olahraga berkuda equestrian Indonesia.
“Saya selaku orangtua melihat perkembangan Djalu yang begitu pesat cukup bangga dan bahagia, meskipun selalu was-was saat menonton Djalu bertanding karena memang Djalu seolah tidak mengenal rasa takut dan tidak pernah mengeluh.” Buka Irfan Hakim saat redaksiberkuda.com menghubunginya via jaringan Whatsapp.

Lanjut Irfan, dengan mentalitas yang senakin terbentuk dan dengan usaha keras saat berlatih dan bertanding serta selalu mengikuti arahan-arahan Pelatih, hasilnya pun tampak dari beberapa kejuaraan berkuda terakhir, Djalu semakin konsisten meraih gelar-gelar podium disetiap kelas pertandingan yang diikutinya.
“Untuk Djalu jangan ada kata puas dan tetap berlatih dengan konsisten. Tetap ikut arahan Pelatih baik teknik, fisik, dan mental. Semoga Djalu juga bisa terus berkembang dan mudah-mudahan Djalu bisa menemukan kuda yang tepat agar bisa naik ke kelas pertandingan yang lebih tinggi.” Sambung Irfan.

Ketika ditanyakan terkait anak-anaknya (Aisya, Djalu, dan Rakana) yang sama-sama menggeluti hobi berkuda, Irfan pun menyikapi dengan positif. Sebagai sosok Ayah, Irfan pun akan bertindak adil dalam mendukung karir berkuda ketiga anaknya tersebut.
“Untuk Aisha memang masih memiliki PR besar terutama dari sisi dukungan kuda yang memang masih belum optimal meskipun secara kemampuan Aisha bisa bersaing, sedangkan untuk Rakana yang sudah menetap di Jakarta akan terus dikembangkan potensinya. Saya bersyukur mental mereka semua kuat dan menjadi modal yang baik di ddunia olahraga berkuda ini, juga kedisiplinan yang Saya terapkan semoga menjadi jalan bagi mereka untuk menjadi atlet berkuda yang sukses.” Pungkas Irfan Hakim.

Ditinjau dari rekam jejak, prestasi tiga bersaudara de’ Hakims tersebut memang punya catatan prestasi yang mengagumkan. Aisha sebagai pionir kini berstatus atlet berkuda nasional bahkan sempat meraih medali emas dari gelaran PON XIV Aceh Sumut 2024 lalu. Djalu yang menyusul kemudian mulai menunjukkan prestasinya yang juga gak kaleng-kaleng. Berlanjut Rakana yang sebelumnya mondok disalah satu pesantren di Jawa Tengah juga punya punya potensi luar biasa yang telah ditunjukkannya saat mengikuti kejuaraan-kejuaraan berkuda di tingkat daerah. Bahkan kembaran Rakana, yaitu Raina kabarnya juga akan mulai berlatih kuda.
Wah, siap-siap merogoh kocek dalam nih Kang Irfan !






