Target besar telah digaungkan oleh para Garuda Tim Polo Indonesia yang menargetkan medali emas di gelaran SEA Games Bangkok 2025 yang akan dihelat pada 9-20 Desember 2025 mendatang di Negeri Gajah Putih tersebut. Pernyataan dengan nada optimis juga datang dari Kapten Tim Polo Indonesia, Novel Alva Momongan yang menegaskan bahwa Tim Polo Indonesia hanya ingin menang dan mempersembahkan medali emas untuk tanah air tercinta.
Untuk membekali diri dalam menghadapi pesta olahraga bangsa-bangsa di Asia Tenggara tersebut, Tim Polo Indonesia terus berlatih secara konsisten di pemusatan latihan Nusantara Polo Club Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kegiatan latihan bersama bertajuk Chukka Day pun menjadi agenda penting untuk mengukur kesiapan Tim Polo Indonesia yang terbagi dalam dua tim yakni Tim A dan Tim B.

“Untuk menghadapi event SEA Games Bangkok 2025, Tim Polo Indonesia telah mengagendakan sejumlah program mulai dari latihan berkuda yang dilakukan hampir setiap hari hingga pembinaan fisik dan latihan bertanding yang rutin kami laksanakan dua hari dalam seminggu.” Ujar Novel Alva Momongan.
Novel pun mengungkapkan bahwa selain latihan bertanding antara Tim A dan Tim B, seluruh tim juga direncanakan akan melaksanakan pertandingan di luar negeri termasuk beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura dan Brunei Darussalam hingga ke beberapa negara di benua Eropa, serta mengundang tim dari negara lain untuk bertanding di dalam negeri.

Lanjut Novel, pembagian kategori Atlet antara Tim A dan Tim B yang akan berangkat ke Thailand dilakukan berdasarkan nilai kemampuan individu masing-masing pemain dengan istilah Handy Cap. Adapun poin Handy Cap ini dinilai dari pertandingan-pertandingan yang telah dijalani setiap atlet dan dilakukan oleh Federation International Polo (FIP) di masing-masing negara. FIP sendiri adalah lembaga internasional yang menangani olahraga polo di seluruh dunia.
“Tim A untuk tim senior dengan total poin Handy Cap 6 dari 4 pemain, sedangkan untuk Tim B adalah atlet junior dengan total poin Handy Cap 4 dari 4 pemain. Dua kategori tim inilah yang nantinya menjadi 2 kelas pertandingan dalam SEA Games Bangkok 2025.” Sambung Novel.

Adapun Tim Polo Indonesia dibentuk Nusantara Polo Club sebagai satu-satunya tempat berlatih olahraga polo di Indonesia. Didirikan sejak tahun 2006 silam, Nusantara Polo Club membina atlet-atlet polo sejak dari bibit hingga memiliki kemampuan untuk berprestasi bahkan hingga mengharumkan nama bangsa. Berkat dukungan penuh dari Bapak Prabowo Subianto bahkan jauh sebelum mantan Danjen Kopassus dan Pangkostrad tersebut menjabat sebagai Presiden RI saat ini, Nusantara Polo Club terus eksis mencetak atlet-atlet polo Indonesia dengan beragam prestasi nasional dan internasional.
Berbagai catatan prestasi pun telah berhasil diraih Tim Polo Indonesia dari berbagai ajang seperti medali perunggu pada SEA Games Phillipina 2019. Sedangkan dari gelaran kejuaraan polo bergengsi All Asian Championship yang rutin diselenggarakan setiap dua tahun di Thailand, Tim Polo Indonesia kerap meraih podium seperti medali emas pada AAC 2014, perak di AAC 2016, perunggu pada AAC 2018, dan perunggu di AAC 2020.

“Saya berharap olahraga polo dapat terus berkembang di Indonesia, karena di negara-negara lain polo merupakan olahraga yang memiliki gengsi tinggi dan banyak menarik perhatian para petinggi-petinggi negara.” Tutup Novel Alva Momongan.






