Senin, Desember 8, 2025
BerandaRagamTALENT SCOUTING, UPAYA DONGKRAK PERFORMA ATLET MENUJU SEA GAMES BANGKOK 2025

TALENT SCOUTING, UPAYA DONGKRAK PERFORMA ATLET MENUJU SEA GAMES BANGKOK 2025


PP PORDASI melalui Komisi Equestrian tengah menggelar kegiatan Talent Scouting (pencarian bakat) Dressage dan Eventing  yang memulai pelaksanaannya pada Rabu (18/6) di Venue Arthayasa Stable Limo Depok. Talent Scouting tersebut merupakan ajang pembinaan dan seleksi para atlet-atlet yang akan berlaga di SEA Games Bangkok 2025 yang akan digelar pada 9-20 Desember 2025 mendatang.

Jupri Mardi, ada pelatihan dan penilaian

Serangkaian program Talent Scouting pun telah disiapkan demi mendongkrak performa dan kemampuan para atlet sebelum bertanding di Arena SEA Games Bangkok 2025. Ini merupakan terobosan baru dari PP PORDASI dengan dukungan Pemerintah RI guna mendorong prestasi para atlet berkuda di kancah Asia dan dunia.

“Berdasarkan surat edaran dari PP PORDASI, tujuan dari Talent Scouting ini adalah memberikan pelatihan-pelatihan kepada para atlet sebelum mengikuti tahapan seleksi. Bagi atlet yang lolos proses seleksi nantinya akan dikirim untuk mengikuti Training Center (pemusatan latihan) di Eropa.” Terang Jupri Mardi, Sekretaris Komisi Equestrian PP PORDASI.

Pertandingan di kelas Dressage

Lanjut Jupri, selama mengikuti Training Center di Eropa, para atlet akan kembali mendapatkan pelatihan dan bertanding di kompetisi-kompetisi tingkat Eropa sekaligus menjadi tahapan akhir seleksi yang menentukan atlet yang akan mewakili Indonesia pada pesta olahraga tingkat Asia Tenggara tersebut.

Sementara itu Ketua Komisi Equestrian PP PORDASI, Rafiq Hakim Radinal menegaskan bahwa seluruh atlet memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti ajang Talent Scouting tersebut dan berharap agar para atlet dapat memanfaatkan kesempatan dalam kegiatan Talent Scouting tersebut dengan baik.

Kelas FEI CSI 1*-W SEA League, jadi ajang penilaian di kelas Show Jumping

“Talent Scouting ini adalah bagian dari tahapan seleksi, tahapan seleksi lainnya juga dipantau dari hasil-hasil pertandingan seperti pertandingan kelas CDI (Dressage) juga hasil pertandingan di luar negeri bagi atlet-atlet yang bertanding di luar negeri sebelum diputuskan siapa saja yang akan dikirim ke dalam tahapan Training Center di Eropa.” Tegas  Rafiq Hakim Radinal.

Berbeda dengan Disiplin Dressage dan Eventing, seleksi atlet pada Disiplin Show Jumping dilakukan melalui hasil penilaian hasil pertandingan dari beberapa kejuaraan yang menggelar pertandingan di kelas ketinggian lompatan 140 Cm (FEI CSI 1*-W SEA League) dan Kelas Jumping 130 Cm.

Rafiq Hakim Radinal, berharap atlet-atlet manfaatkan Talent Scouting

Rencananya kegiatan Talent Scouting akan berakhir pada 1 Juli 2025 mendatang, sebelum akhirnya diputuskan nama-nama atlet yang akan dikirim ke Eropa guna mengikuti Training Center di benua biru tersebut.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

berita terbaru

Recent Comments