Perjuangan hingga titik akhir, begitulah perumpamaan yang tepat dalam menyoroti semangat perjuangan Tim DNV Equestrian mulai dari Groom, Atlet, Pelatih, Dokter, hingga Owner pada Kejuaraan Berkuda Surabaya Jumping Master 2022 yang digelar sepanjang akhir pekan lalu di Kenpark Equestrian Complex Surabaya. Beberapa peristiwa pun turut mewarnai semangat para Atlet DNV Equestrian demi memberikan hasil terbaik, mulai dari Nusrtdinov Zayan Fatih yang mengalami insiden terjatuh dari kuda, Albert Pelealu yang berhasil meyumbangkan medali, hingga Agung Riyanto yang mengemas 2 gelar Juara Umum Seri 1 kejuaraan tersebut.

Hasil pertandingan hari terakhir, DNV Equestrian pun menambah gelar dari Kelas Jumping 100 Cm Open melalui Agung Riyanto dan kuda Lenneke yang berhasil naik podium pertama disusul Albert Pelealu yang berpasangan dengan kuda Maura di peringkat ke 2. Lalu dari kelas 110 Cm Open, Agung Riyanto yang kali ini berpasangan dengan kuda Highlight pun berhasil menduduki peringkat pertama. Sedangkan kemenangan ganda kembali dibukukan Agung Riyanto dikelas Jumping 100 Cm Young Horse dengan hasil Juara 1 bersama kuda Lenneke dan Juara 3 dengan kuda Sire Darco d’Athena Z.

Dari hasil akumulasi penghitungan poin kejuaraan, DNV Equestrian pun meraih hasil gemilang dengan gelar Juara Umum Seri 1Â di kelas Jumping 100 Cm Open melalui Agung Riyanto dan kuda Lenneke, dan Juara Umum Seri 1 di kelas Jumping 100 cm Young Horse dengan Atlet dan kuda yang sama. Tiga gelar Runner Up Juara Umum Seri 1 juga diraih DNV Equestrian di kelas Jumping 110 Cm Open oleh Agung Riyanto dan kuda Sire Darco d’Athena Z, Albert Pelealu dan kuda Maura di kelas 100 Cm Open, dan Nusrtdinov Zayan Fatih di Kelas Jumping 90 Cm U 18.
Menanggapi pencapaian masiv prestasi dari DNV Equestrian, Riyanti Kutty Nurinda selaku pemilik dari DNV Equestrian pun mengaku puas dengan performa tim nya saat turun di pertandingan-pertandingan Kejuaraan berkuda Surabaya Jumping Master 2022 yang digelar selama 4 hari tersebut.

“Alhamdulillah, semua berkat rahmat Allah SWT karena Kita masih diberi rejeki seperti ini. Kami tidak menyangka hasilnya akan se fantastis ini dan benar-benar diluar dari ekspektasi Kami.” Ujar Wanita Pengusaha yang akrab disapa Rinda ini.
Rinda pun mengungkapkan keseriusan DNV Equestrian dalam mempersiapkan diri jelang kejuaraan yang hanya melombakan kelas Jumping tersebut. Selain melakukan persiapan di Markas DNV Equestrian yang terletak di Kawasan Gunung Geulis Bogor, persiapan baik Atlet dan kuda-kuda Mereka pun sudah dilakukan dengan mengikuti salah satu kejuaraan berkuda di Pulomas jakarta pada 3 minggu sebelum mengikuti kejuaraan di Surabaya.
“Karena mengingat lokasi pertandingan yang sangat jauh di Kota Surabaya yang pasti akan memakan waktu, tenaga, dan biaya yang besar untuk itu Kami mempersiapkan diri secara matang. Selain warm up kuda-kuda dengan mengikuti salah satu kejuaraan di Jakarta, Kami juga memperhatikan asupan gizi, nutrisi, termasuk pemberian unstopable grass kepada kuda-kuda Kami. Konsultasi pun secara intens Kami lakukan dengan drh. Joko pada sebelum, saat pertandingan, hingga setelah pertandingan atau dalam masa pemulihan kuda-kuda Kami di kandang nanti.” Papar Rinda.

Namun begitu, Rinda pun mengakui masih banyak kekurangan Tim DNV Equestrian yang akan menjadi bahan evaluasi Mereka dalam rangka mempersiapkan keikutsertaan tim tersebut di seri 2 Surabaya Jumping Master yang rencananya akan digelar pada bulan Mei 2022 mendatang.
Dalam berbagai kesempatan, Rinda pun tak lupa untuk terus menempa putra kesayangannya yakni Nusrtdinov Zayan Fatih (Dinov) untuk menjadi Atlet kebanggaan DNV Equestrian sekaligus sebagai Atlet masa depan Indonesia. Rinda pun selalu menitik beratkan kedisiplinan bagi Dinov khususnya dalam mengatur pola hidup sebagai atlet profesional dan juga mengatur waktu seperti kapan saatnya harus berlatih, istirahat, dan menjalankan kegiatan sekolah.

“Sebagai atlet, Dinov harus patuh dengan instruksi dari Pelatih dan berbesar hati dalam menerima kritik dan saran dari Pelatihnya, begitupun Pelatih juga jangan segan-segan untuk terus berdiskusi baik dengan atlet dan juga horse owner terkait program latihan dan strategi saat perlombaan.” Tutup Rinda.
DNV Equestrian memang cukup mendominasi hasil Kejuaraan Berkuda Surabaya Jumping Master 2022 sejak hari pertama hingga hari terakhir. Kemenangan-kemenangan yang mampu dibukukan atlet-atlet dan juga kuda-kuda Mereka di semua kelas yang diikuti total mencapai 19 gelar juara dengan total hadiah uang sebesar Rp 39.500.000,-. Benar-benar luar biasa.






