Publik olahraga berkuda khususnya Equestrian pasti sudah mengenal tentang sosok Aleeya Herlambang, Atlet berkuda cilik yang memiliki bakat baik di kelas Dressage (tunggang serasi) dan juga Show Jumping (lompat rintangan). Di kelas Dressage, Atlet yang memiliki sapaan Aya tersebut pun pernah tercatat sebagai Juara Umum Kelas Preliminary U 14 yang berlanjut sebagai peraih gelar yang sama di Kelas Medium pada Kejuaraan Equestrian Challenge League 2020 dan 2021. Kini, di usianya yang beranjak dewasa, Aya pun telah memastikan diri untuk turun di kelas Medium Open, kelas Dressage yang memiliki tingkat kesulitan berbeda dibanding kelas-kelas yang dulu pernah diikutinya.

“Peserta di kelas Medium Open memang belum terlalu banyak, jadi Saya harus bertanding dan bersaing dengan para senior Saya yang sudah lebih dulu menguasai baik teknik maupun gerakan-gerakan di kelas ini.” Ungkap Aya saat berkuda.com berkesempatan mewawancarainya via jaringan whatsapp.
Hal itupun baru saja terjadi saat Aya berpartisipasi pada Kejuaraan Berkuda Aragon Kavaleri Cup 2022 yang digelar di Arena Berkuda Denkavkud Pussenkav Parongpong Lembang Bandung beberapa waktu lalu. Aya menjadi peserta termuda dan harus bersaing dengan para seniornya seperti Audirania Amanda Putri, Ayat Hidayatulloh, Dadan Suhendar, Herdian Ramadhan, hingga Agung Riyanto.
Bersaing dengan para senior yang sudah matang tentu menciptakan tekanan tersendiri bagi mental tanding Aya yang baru saja menjejakkan kaki di kelas Medium Open tersebut. Namun Aya pun menyadari bahwa ini adalah salah satu tahapan terberat bagi dirinya dalam menjalankan karir di bidang olahraga berkuda. Usahanya dalam melawan berbagai tekanan mental pun membuahkan hasil manis ketika berhasil menyabet gelar juara 1 Kelas Medium Open di Kejuaraan berkuda Equestrian Solidarity Challenge Try Out 2022 yang baru saja usai akhir pekan lalu )20-23/1).Di pertandingan tersebut, Aya menang tipis dari seniornya M. Akbar Kurniawan dan Valentino Lumentah.
Berbicara nengenai performa kuda pasangannya selama ini di setiap lomba yakni Janto De Pujedo, Aya pun tak memungkiri bila selama ini Janto banyak membantunya dalam melakukan gerakan-gerakan di kelas Medium Open tersebut.

“Janto itu kuda yang pintar dan banyak membantu Saya dalam setiap pertandingan. Saya sudah berlatih bersama Janto dari sekitar bulan Agustus 2021 lalu. Cuma memang Saya harus banyak berlatih lagi dengan Janto untuk mendapatkan Bonding yang lebih baik lagi sekaligus berlatih agar bisa lebih smooth dan following lagi saat bertanding.” Lanjut Aya.
Ketika ditanyakan tentang apa yang menjadi targetnya di musim lomba Tahun 2022 ini, Aya pun tak muluk-muluk selain bisa tampil maksimal dan lebih baik lagi di kelas barunya ini. Segala persiapan pun tetap dilakukannya seperti berlatih fisik dan berlatih kuda rutin di markas Equinara Horse Sport JIEP Pulomas Jakarta Timur.
“Tahun ini kan usia Saya sudah memasuki 14 tahun, jadi Saya berharap agar di tahun ini Saya bisa ikut bertanding di Kejuaraan Nasional Equestrian 2022 yang biasanya diselenggarakan setiap akhir tahun.” Demikian tutup Aya.
Good Luck Aya.






