Hari pertama penyelenggaraan Kejuaraan Berkuda APM Classic 2022 di warnai kejadia unik ketika dua peserta mendapatkan nilai yang sama pada pertandingan Dressage Kelas Preliminary German Test Open yang diraih oleh Vito Putra Reyhan (Anggatra Turangga Equestrian) dan Helen Octavi (SKJP Stable). Meskipun bukan kejadian luar biasa, namun peristiwa ini terbilang langka mengingat dalam suatu pertandingan Dressage umumnya dikawal dan dinilai oleh 2 Juri. Kedua Juri tersebut adalah Virgina Creed asal Australia dan Master Dressage Indonesia, James Momongan. Kedua Juri tersebut memberikan nilai yang sama yakni 170,50 dengan presentase 60,893%, walhasil kedua Atlet tersebut dinyatakan juara bersama, sementara peringkat ketiga diduduki oleh Atlet APM Jayantara, Yulita Robiul Hermanda. Dengan hasil tersebut setidaknya membuktikan bahwa kemampuan dan ketelitian kedua Juri diatas memang sepadan.

Dari Kelas Elementary Open, Muhammad Akbar Kurniawan berhasil memuncaki kelas tersebut dengan kemenangan mutlak 67,130%. Aan (sapaannya) yang turut dengan kuda andalannya Black Peony berhasil menyumbangkan medali emas bagi Tim Kurnia Stable. Posisi kedua di raih wakil W Equestrian, Xian Onnodhia Nanhai Habibie, dan ditutup oleh Yoel Momongan asal Equinara Horse Sport di peringkat ketiga.

Kelas Medium open menjadi milik Tim Aragon Equestrian Sport setelah wakilnya di kejuaraan tersebut yakni Audirania Amanda Putri Uti) yang turun dengan dua kuda yakni Ivar dan Knightly meraih gelar juara dan runner up. Tempat ketiga diraih rekan satu Tim Uti yaitu Dadan Suhendar.

Sementara itu, Kelas Advance Open yang menjadi kelas pamungkas di hari pertama kejuaraan dikuasai Rider wanita yang baru beranjak dewasa, Euclia Purnama. Turun bersama kuda Dominante dan mewakili W Equestrian, Euclia membuktikan kualitas terbaiknya di pertandingan tersebut dengan mengalahkan Akbar Prihanjaya (Equinara Horse Sport), dan Muhammad Akbar Kurniawan (Kurnia Stable).







