Sabtu, Januari 17, 2026
BerandaMENUJU YOUTH OLYMPIC DAKKAR 2026SULITNYA MEMPERSIAPKAN ATLET SPEK YOUTH OLYMPIC

SULITNYA MEMPERSIAPKAN ATLET SPEK YOUTH OLYMPIC

Ada satu hal menarik yang bisa dipetik dari laga uji coba menuju Babak Kualifikasi Youth Olympic Dakkar 2026 yang rencananaya akan diselenggarakan pada bulan November 2025 mendatang. Pertandingan Training Class yang diselipkan pada event Hub Weekend Competition (14-16/2) mengungkap beberapa fakta yakni terkait minimnya Atlet-atlet muda yang memiliki spesifikasi dan siap tanding di event sekelas Youth Olympic.

Hanya diikuti dua Rider dengan total empat ekor kuda, praktis laga uji coba tersebut menjadi kurang kompetitif dan bisa digambarkan secara jelas bahwa olahraga Equestrian Indonesia perlu melakukan pembenahan terkait pembinaan Atlet bila ingin mengirimkan Rider-ridernya ke ajang Youth Olympic atau event sejenis dengan regulasi yang mirip.

Nusrtdinov Zayan Fatih, sementara ini yang paling siap

Alasan minimnya Atlet berkuda Indonesia untuk lolos ke ajang Youth Olympic yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali memang sangat masuk akal. Dengan rentang batas usia Atlet antara 14-18 tahun dan memiliki kaya pengalaman bertanding seperti di kelas Show Jumping dengan ketinggian lompatan hingga 130 Cm yang notabene harus menerapkan program pelatihan sejak usia dini, permasalahan pun diperumit dengan kewajiban menyediakan kuda-kuda berkemampuan mumpuni sebagai amunisi untuk bersaing meskipun baru di tahapan babak kualifikasi.

Nusrtdinov Zayan Fatih, saat pertandingan uji coba

Jadi bisa dibayangkan sulitnya mempersiapakan Rider-rider muda dengan kriteria tersebut, yang tak hanya mengedepankan bakat saja, namun butuh proses pembinaan yang panjang dengan angka finansial yang tak main-main, terlebih bila dibandingkan dengan atmosfir olahraga berkuda Indonesia yang baru berkembang dan masih tertinggal dengan benua Eropa yang sudah sangat maju dimana Rider-rider usia dini saja sudah berkompetisi di pertandingan-pertandingan kelas menengah hingga tinggi.

Jupri Mardi, Juri Show Jumping berlisensi FEI Level 1 yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua III Komisi Equestrian PP Pordasi pun mengamini situasi dan kondisi tersebut. Jupri mengakui bahwa di Indonesia masih sangat minim ketersediaan Atlet-atlet berkuda yang memiliki spesifikasi untuk turun di event Youth Olympic.

Teuku Rifat Renanda Harsya, punya kesempatan besar

“Sebenarnya saat Training Class Youth Olympic kemarin, Kami masih memberikan toleransi seperti ketinggian rintangan yang seharusnya 130 Cm tapi Kami berlakukan hanya 120 Cm, begitu juga dengan lebar rintangan, harapannya agar banyak peserta yang mengikuti kelas latihan tersebut dan kesempatan Indonesia untuk mengirim Rider ke Youth Olympic lebih terbuka luas.” Jelas Jupri Mardi yang juga sukses menggelar Event Hub Weekend Competition dengan melibatkan 140 ekor kuda dan hampir 600 entry peserta tersebut.

Belle Ommera Mahvees, harus cepat adaptasi

Menurut Jupri, untuk saat ini hanya ada beberapa Rider yang dikatakan siap untuk bersaing menuju Babak Kualifikasi Youth Olympic seperti Nusrtdinov Zayan Fatih (DNV Equestrian), Teuku Rifat Renanda Harsya (Equinara Horse Sport), Lalu Yudha Pratama (Aragon Equestrian Sport), dan Belle Omera Mahvees (Equinara Horse Sport) itupun dengan catatan Belle dapat cepat beradaptasi dengan kuda Houdini di lompatan kelas tinggi.

Jupri Mardi, sebaiknya ada 3 atau 4 kali Training Class Youth Olympic

“Untuk jadwal Training Class Youth Olympic berikutnya belum ditentukan karena tergantung penyelenggara event mana yang bersedia dititipkan kelas latihan tersebut mengingat untuk arena pertandingannya memiliki ukuran luas tertentu dan disain rintangan yang sesuai dengan arahan dari FEI untuk Youth Olimpic. Saya berharap kedepannya akan ada penyelenggara event yang bersedia menyelenggarakan kelas latihan ini sesuai dengan keinginan PP Pordasi yang berharap agar para Rider-rider sudah terbiasa saat mengikuti Babak Kualifikasi pada November mendatang.” Tutup Jupri Mardi.

 

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

berita terbaru

Recent Comments