Selasa, Januari 6, 2026
BerandaRagamSEBERAPA PENTINGKAH MANAJEMEN KANDANG KUDA? SERTIFIKASI SDM BAGIAN KETIGA (HABIS)

SEBERAPA PENTINGKAH MANAJEMEN KANDANG KUDA? SERTIFIKASI SDM BAGIAN KETIGA (HABIS)

Setelah membahas tentang pembangunan stable menurut fungsi dan penggunaannya serta pemberian pola makan dan pemberian asupan vitamin pada edisi sebelumnya, kini Kita akan membahas tentang Sumber Daya Manusia (SDM) yang nantinya akan menjalankan standar kerja di stable tersebut. SDM yang terlatih dan profesional juga menjadi salah satu kunci keberhasilan sebuah stable dalam menjalankan fungsinya.

Budi Tulodo, nara sumber

 “SDM terutama tenaga Groom memiliki peran strategis dalam keberlangsungan sebuah stable. Dimana tenaga Groom yang biasanya dipimpin oleh seorang Stable Manajer ini bertanggung jawab atas situasi dan kondisi di stable mulai dari perawatan kandang, perawatan dan pengawasan terhadap kuda-kuda, hingga perawatan lapangan dan paddock.” Ujar Budi Tulodo.

Tenaga Groom juga harus peka terhadap kondisi kuda-kuda yang dirawatnya sehingga segala macam gangguan seperti penyakit dan lain-lain dapat terdeteksi secara dini melalui kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan kuda-kuda peliharaannya sehari-hari. Dari situ para tenaga Groom tersebut dapat melaporkan setiap perkembangan kuda-kuda yang dirawatnya kepada Stable Manajer yang juga harus siap mengambil keputusan-keputusan penting terutama saat terjadi situasi darurat kesehatan terhadap kuda-kuda tersebut.

Groom yang baik, penampilan rapih, dan mengutamakan keamanan saat bekerja (Lok. DNV Equestrian).

 “Selain mengawasi Kesehatan kuda dari kebiasaannya, Groom juga dapat melaporkan perawatan kuda yang sudah terjadwal atau berkala seperti pengikiran gigi dan perawatan tapel kuda.” Lanjut Budi Tulodo.

Bahkan, menurut Budi Tulodo, saat ini sebaiknya sudah dilakukan tahapan sertifikasi bagi para tenaga Groom, tujuannya adalah agar para Groom yang telah tersertifikasi dan mendapat pelatihan dapat menjalankan tugasnya secara profesional. Seperti halnya untuk pengikiran gigi dan perawatan tapel, sebenarnya hal tersebut bisa dilakukan oleh para Groom yang sudah lulus sertifikasi. Adapun sertifikasi yang dimaksud tentu tidak perlu harus datang dari induk organisasi berkuda di Indonesia, Stable-stable pun bisa melakukan proses sertifikasi dengan catatan pelatihan harus diberikan oleh tenaga-tenaga ahli dan bersertifikasi tentunya.

Mempersiapkan kuda (Lok. DNV Equestrian).

 “Kegiatan sertifikasi ini tujuannya bukan untuk mempersulit para Groom, namun justru untuk meningkatkan nilai jual Mereka di bursa kerja dunia berkuda Indonesia. Apalagi bila Groom tersebut sudah menguasai teknik pengikiran gigi dan perawatan tapel, bukan tidak mungkin keahlian tersebut bisa meningkatkan income bagi Mereka, meskipun keahlian tersebut hanya sebatas untuk kondisi normal, sedangkan untuk kondisi yang tidak normal tentu harus Kembali merujuk kepada ahlinya. ” Terang Budi Tulodo yang siap memberikan pelatihan perawatan tapel bilamana diperlukan.

Budi Tulodo pun menyoroti pentingnya penanganan kuda yang lembut dan menggunakan perasaan. Dalam prakteknya, kuda-kuda memiliki karakter dan sifat masing-masing dan tidak jarang ada kuda yang memiliki karakter kasar ataupun liar. Menangani kuda-kuda dengan kasar dikhawatirkan akan menimbulkan trauma pada kuda yang tentu sangat tidak baik untuk pertumbuhan mentalnya.

Pemeriksaan kuda sebelum aktifitas latihan (Lok. DNV Equestrian).

“ Saya sangat berharap kedepannya banyak tenaga-tenaga Groom dari kalangan Wanita yang bisa masuk bekerja di stable-stable. Bukan berarti tenaga Groom pria itu tidak bagus, namun tenaga Groom Wanita memiliki potensi lebih besar untuk menangani kuda-kuda dengan lembut. Dengan penanganan yang lembut, imbasnya kuda-kuda akan lebih menurut sekaligus menghilangkan karakter-karakter kuda yang tidak baik.” Jelas Budi Tulodo.

Budi Tulodo pun sangat menyayangkan anggapan Sebagian Masyarakat Indonesia yang menganggap pekerjaan sebagai tanaga Groom merupakan pekerjaan kasar yang hanya cocok untuk para pria saja. Menurut Budi Tulodo, para tenaga Groom dari kalangan Wanita tentunya bisa berbagi tugas dengan para Groom pria.

Kompak bersama Rider (Lok. DNV Equestrian).

Demikianlah uraian Kami tentang Seberapa Pentingkah Manajemen Kandang Kuda melalui nara sumber kami Budi Tulodo. Anda dapat berinteraksi dengan kami apabila ada hal-hal yang kurang dalam artikel ini melalui kontak yang ada di jaringan website Kami atau melalui Direct Massage (DM) Instagram redaksi.berkuda dan Facebook Redaksi Berkuda.

Sampai jumpa di pembahasan berikutnya.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

berita terbaru

Recent Comments