Setelah sukses menggelar pertandingan-pertandingan dari Disiplin Show Jumping (lompat rintangan) dengan dua kelas pertandingan utamanya yakni Sarga FEI CSI 1*-W 140 Cm dan Aragon SJ 120-125 Cm pada akhir pekan lalu (9-11/5), Arthayasa Stable melalui event Arthayasa Open 2025 kembali akan menggelar beberapa pertandingan penting dari Disiplin Dressage pada akhir pekan ini (16-18/5) di markas mereka yang berlokasi di wilayah Limo Depok Jawa Barat.
.Pada event khusus untuk pertandingan di kelas-kelas Dressage tersebut, Arthayasa Open akan kembali menggelar pertandingan penting berlabel CDI (Concourse de Dressage Internationale) atau kompetisi Dressage internasional yang pertandingannya masuk dan terdaftar di kalender lomba FEI sebagai lembaga olahraga berkuda equestrian tingkat dunia.

“Pertandingan di kelas CDI ini adalah yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia, hasil pertandingannya nanti juga akan dilaporkan ke FEI, jadi Rider-rider yang berpartisipasi lengkap dengan FEI ID nya akan terdaftar dan dapat mengakses daftar peringkatnya di website FEI.” Tutur Rafiq Radinal Hakim, Ketua Komisi Equestrian PP Pordasi sekaligus Ketua Penyelenggara Arthayasa Open 2025.
Sebagai event resmi dan tercatat dalam kalender lomba FEI selaku badan olahraga equestrian internasional, pertandingan di kelas CDI dipastikan akan berjalan dalam pengawasan ketat dimana Juri dan Steward yang bertugas harus melalui rujukan dari FEI itu sendiri.

“Untuk kelas pertandingan CDI rencananya Kami akan melombakan dua kelas pertandingan yaitu Prix St Georges (PSG) dan Intermediate One.” Tandas Rafiq Radinal Hakim.
Adapun gelaran pertandingan CDI ini bertujuan untuk mengangkat prestasi para Rider Dressage Indonesia di kancah dunia. Hal ini pun didasari oleh kemampuan para Rider dan kuda-kudanya tersebut yang semakin kompetitif setidaknya di Zona Asia Tenggara.

“Di Indonesia, Dressage memang belum sepopuler Show Jumping, mudah-mudahan dengan adanya pertandingan di kelas CDI ini nantinya para Rider Indonesia lebih termotivasi lagi untuk mendalami disiplin Dressage.” Ujar Jupri Mardi (FEI Level 3 Steward) yang rencananya juga akan bertugas saat pertandingan CDI digelar.
Sambung Jupri Mardi, para Rider dan kuda-kuda yang akan mengikuti pertandingan CDI wajib melengkapi diri dengan FEI ID untuk atlet dan FEI Passport untuk kuda.






