Rider muda AR Team Equestrian, Raya Andhika tampil cukup impresif pada Kejuaraan Berkuda Equestrian Collaborative Event yang diselenggarakan di Arena Berkuda JPEC kawasan Sentul Selatan Bogor Jawa Barat (10-12/11). Total meraih 3 medali emas dan 1 medali perak, sepak terjang Raya di sepanjang jalannya pertandingan pun cukup menjadi sorotan dari para penonton yang menyaksikan dari pinggir lapangan.
Dihari pertama pertandingan kategori Show Jumping (Sabtu, 11/11), Raya yang turun tanding bersama 2 kudanya yakni Izeta dan Libero meraih kemenangan ganda dengan meraih 1 medali emas dan 1 medali perunggu di kelas Jumping 70-90 Cm U21.

Sedangkan di hari kedua (Minggu, 12/11), Raya kembali meraih medali emas di kelas Jumping 75-95 Cm U21 ditambah 1 medali perak dari kelas Jumping 95-105 U21. Sedangkan 1 medali emas kembali diraih Raya dari kelas Jumping 50 Cm Groom and Rider Estafet berpasangan dengan Aji Sutanto dengan menunggangi kuda Izeta.
“Persaingannya cukup kompetitif karena pertandingan juga diikuti oleh beberapa Rider junior yang punya prestasi. Namun Saya tetap berusaha semaksimal mungkin dengan beberapa kendala yang ada.” Ujar Raya Andhika.
Beberapa kendala memang cukup menghambat perjuangan Raya di arena pertandingan yang salah satunya adalah performa kuda Libero yang tampil tidak seperti biasanya. Realita tersebut pun pada akhirnya mengurangi kesempatan Raya untuk meraih kemenangan-kemenangan yang lebih luas lagi.

Ketika ditanyakan seputar rencananya untuk menyambut musim kompetisi tahun 2024 yang akan segera dimulai dalam beberapa bulan kedepan, Raya pun berharap agar dirinya bisa meningkatkan kemampuan agar bisa menjadi Rider yang memiliki spesifikasi untuk tampil di Kejuaraan Nasional Equestrian.
Sementara itu, Agung Riyanto selaku Manager AR Team Equestrian sekaligus Pelatih berkuda Raya Andhika merasa belum puas atas pencapaian Raya di kejuaraan tersebut. Meskipun Raya tampil cukup impresif namun bagi Agung Riyanto yang juga merupakan Atlet berkuda papan atas nasional tersebut masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki demi hasil yang lebih maksimal lagi.
“Hasil pertandingan di kejuaraan ini tentu akan menjadi bahan evaluasi saat mulai berlatih kembali nanti, di kejuaraan ini Kami memang mencoba hal baru bagi Raya yakni mencoba naik ke kelas dengan tinggi lompatan 100 Cm lebih.” Papar Agung Riyanto.

Secara program, Agung Riyanto memang mentargetkan agar Raya bisa konsisten bertanding di kelas-kelas dengan lompatan 100 hingga 110 Cm sekaligus bisa berekshibisi dikelas Jumping 120 Cm. Untuk mencapai hal tersebut tentu banyak teknik-teknik yang harus dikuasai Raya.
“Dengan usia Raya yang masih dibawah 21 tahun, Kami juga ingin Raya bisa berkonsentrasi di kelas-kelas pertandingan U21 pada musim kompetisi tahun 2024 mendatang, untuk itu selain meningkatkan skill dan kemampuannya, Kami juga berharap agar Raya bisa mendapatkan dukungan kuda yang lebih mumpuni dan semua itu akan Kami realisasikan di tahun 2024 nanti.” Tutup Agung Riyanto.






