Nusrtdinov Zayan Fatih kembali tampil apik dalam gelaran kompetisi berkuda Shark Anantya 2025 yang diselenggarakan di Anantya Riding Club Gunung Putri Bogor, Jawa Barat pada 2-7 September lalu. Bertanding di nomor-nomor Dressage dan Show Jumping, Rider berjulukan Super Dinov sukses membawa pulang 7 emas, 5 perak, dan 2 perunggu, 16 rossete, serta 3 trofi juara umum.
Keberhasilan Super Dinov tampil dominan dalam Shark Anantya 2025 seolah melengkapi pencapaiannya yang sebelumnya juga berhasil menjadi superior dalam 4 kejuaraan berkuda bergengsi yakni Arthayasa Open (Mei 20205), FEI CSIs International Jumping Competition / Equinara Pulomas Open (Juni 2025), Indonesia Grand Prix (Juli 2025), dan Aragon Merdeka Master Piala Presiden (Agustus 2025).

Pencapaian absolut dan tampil konsisten di jalur podium menjadi bekal berharga bagi atlet masa depan DNV Equestrian ini dalam rangka persiapannya menghadapi ajang Asian Youth Games Bahrain 2025 yang sedianya akan diselenggarakan pada 22-31 Oktober 2025 mendatang.
“Dalam rangka persiapan menuju Asian Youth Games Bahrain 2025 mendatang, Kami memang menekankan Dinov untuk konsisten di setiap kejuaraan yang diikutinya. Ini merupakan hal terpenting karena untuk meraih konsistensi berarti Dinov wajib untuk serius dan rajin dalam berlatih.” Ujar Ayahanda Dinov, Asep Siregar ketika diminta tanggapannya.
Pada Kejuaraan Berkuda Shark Anantya 2025 akhir pekan lalu, dari kategori Dressage, Super Dinov dan kuda Blue Diamond B meraih medali emas di kelas Preliminary FEI U16 (70,34%) dan medali perunggu di kelas Elementary Open (67,404%). Kemudian bersama kuda Avec Passion, Super dinov kembali meraih medali emas dari kelas Elementary Open (69,423%), dan medali perak di kelas Preliminary FEI U16 (69,886%).

Berlanjut ke kategori Show Jumping, pada pertandingan hari pertama (Sabtu, 6/9), Super Dinov yang turun tanding dengan tiga kuda terbaiknya berhasil mengumpulkan beberapa medali yakni medali emas SJ 100 Cm U18 dan medali perak SJ 90 Cm Open bersama kuda Maura. Bersama kuda Charly Lalan Super Dinov meraih medali perak SJ 110 Cm Open dan medali perak SJ 120 Cm Open. Tambahan satu medali emas juga diraihnya dari kelas SJ 120 Cm Open bersama kuda Sire Darco D’Athena Z.
Sementara di hari kedua pertandingan Show Jumping (Minggu, 7/9), Super Dinov kembali mengoleksi beberapa medali yakni medali perak SJ 100 Cm U18 dan peringkat 4 SJ 100 Cm U18 bersama kuda Maura. Selanjutnya, bersama kuda Charly Lalan, Super Dinov mendapatkan medali perak SJ 120 Cm Open, dan peringkat 4 SJ 100 Cm Open. Terakhir bersama kuda Sire Darco D’Athena Z, Super Dinov kembali meraih dua medali emas dari nomor SJ 110 Cm Open dan SJ 120 Cm Open.
Berkat penampilan apiknya tersebut, Super Dinov juga berhasil menyabet 3 gelar juara umum dari kelas SJ 100 Cm U18 bersama kuda Maura, SJ 110 Cm Open dengan kuda Charly Lalan, dan SJ 120 Cm Open bersama kuda Sire Darco D’Athena Z.

Menanggapi pencapaian Super Dinov dalam Kejuaraan Berkuda Shark Anantya 2025, Asep pun mengomentari bahwa pentingnya menjaga konsistensi baik dalam proses berlatih maupun pertandingan. Menurut Asep, dengan menjaga konsistensi, diharapkan Super Dinov akan siap melakoni pertandingan kapanpun dan dimanapun.
“Satu lagi hal yang harus dijaga adalah rasa untuk tidak cepat puas. Dalam olahraga berkuda, keberhasilan dalam suatu pertandingan belum tentu akan menjadi kesuksesan di pertandingan berikutnya, untuk itu Kami selalu menekankan Dinov untuk terus berlatih dan berlatih.” Lanjut Asep Siregar.
Terkait persiapan selanjutnya bagi Super Dinov jelang pelaksanaan Asian Youth Games, Asep juga mengungkapkan bahwa Dinov akan kembali terbang ke Eropa untuk melaksanakan program latih tanding di benua biru tersebut pada 29-15 Oktober 2025 mendatang sebelum bertolak ke Bahrain untuk melakukan sesi lathan persiapan jelang pelaksanaan pesta olahraga tingkat remaja se-benua Asia tersebut.






