Muda, tangguh dan berbakat, barangkali itulah gambaran tentang perjalanan karir Muhammad Akbar Kurniawan di ajang olahraga berkuda. Diusianya yang masih terbilang muda yakni 15 tahun, lajang yang akrab disapa Aan itu telah mampu mengibarkan bendera merah putih berkat prestasi menterengnya baik untuk kejuaraan berkuda kelas nasional juga internasional.
Seperti pada bulan Febuari 2019 lalu, Aan kembali menorehkan performa terbaiknya dalam kejuaraan HKJC Longines Master Junior Asian Challenge yang dihelat di Hongkong (17/2). Tak tanggung-tanggung, Aan berhasil menyingkirkan para pesaing-pesaingnya yang datang dari seantero Asia.
“Alhamdulillah saya bisa mempersembahkan yang terbaik bagi bangsa Indonesia di kelas jumping 100cm. Selain lawan-lawannya memang tangguh-tangguh, dalam kejuaraan ini saya tidak membawa kuda, praktis proses perkenalan saya dengan kuda yang saya tunggangi hanya sekitar 30 menit.” Ujar Aan seperti dilangsir dari suara.com.
Meskipun hanya dengan waktu persiapan yang sempit, namun Aan dapat menyelesaikan lomba dengan tanpa satupun menjatuhkan rintangan sehingga berhak atas medali emas kejuaraan tersebut.
“Kemenangan ini sangat luar biasa dan juga membanggakan kami baik PP Pordasi maupun pecinta equestrian Indonesia. Dan ini salah satu bukti bahwa olahraga berkuda di Indonesia terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu.” Ucap ketua Umum PP Pordasi Mohammad Chaidir Saddak







