Kejuaraan Berkuda JJ All Star 2026 telah menyelesaikan pertandingan di kategori dressage yang diselenggarakan dalam 2 hari pertandingan (15-16/7). Diikuti oleh lebih dari 200 entri peserta, secara keseluruhan kejuaraan telah menggelar 18 kelas pertandingan mulai dari kelas Walk Trot Pony U14 hingga kelas Medium Open yang menjadi kelas tertinggi.
Secara keseluruhan, kejuaraan berjalan lancar tanpa kendala dan dilaksanakan di Royal Arena yang dibagi menjadi 2 lapangan perlombaan. Meskipun dibawah cuaca terik, namun tidak mengurangi antusias para atlet untuk melaksanakan pertandingan dibawah pengawasan Vittorio M Barba (FEI Level 3 Judge/PHI), Wan Ming Ong (FEI Level 1 Judge/MAS). dan Nico Pelealu (Nat Judge/INA) di bagian penjurian.

Sejumlah rider tampil maksimal di beberapa kelas pertandingan sehingga turut menjadi sorotan di sepanjang pertandingan kompetisi dressage. Berikut adalah para atlet yang berhasil meraih kemenangan di beberapa kelas pertandingan.
DUET VALENT DAN LAMBO, SAPU BERSIH MEDALI EMAS KELAS TERTINGGI
Valentino Lumentah tampil sebagai atlet paling konsisten di sepanjang pertandingan kategori Dressage. Berpasangan dengan kuda Lambo Black Mamba, Valent berhasil menyapu bersih medali emas dari kelas pertandingan paling bergengsi di kejuaraan, yakni Medium Open dan Advanced Open.
Dalam dua hari pertandingan dressage, Valent meraih 2 medali emas dan 1 medali perunggu (Knightly) kelas Medium Open serta 2 medali emas dari kelas Advanced Open. Dominasi rider Aragon Equestrian Sport yang memiliki catatan prestasi gemilang di ajang Kejurnas Equestrian 2025 lalu tersebut membuat namanya tercatat di jajaran elit atlet dressage Indonesia.

WILONA DAN ZAID, MASING-MASING KOLEKSI 2 MEDALI EMAS
Rider wanita Wilona Anastasya juga tampil apik dalam Kejuaraan Berkuda JJ All Star 2026 dengan koleksi 2 medali emasnya dari kelas Intro To Preliminary Open. Berpasangan dengan kuda Equator Amara, Wilona yang mewakili Equator stable tersebut menjadi yang tak terkalahkan dengan meraih dua kemenangan dalam dua hari pertandingan.
Sementara itu, performa atlet cilik Muhammad Zaid Burhanudin juga menjadi sorotan setelah secara konsisten menjuarai kelas Walk Trot Pony U14 yang juga dilombakan dalam 2 hari pertandingan. Zaid dan kuda Master (Muyassar Stable) menyabet 2 medali emas di kelas para pendatang baru tersebut.

Kehadiran Zaid yang juga pada kejuaraan-kejuaraan sebelumnya tampil berprestasi cukup membawa angin segar ditengah turunnya minat para atlet berkuda untuk bertanding di kategori dressage. Dengan bakat dan kemampuan yang mampu ditunjukannya dalam beberapa kejuaraan terakhir, diharapkan akan menjadi triger bagi para rider lainnya untuk kembali menekuni dressage yang dapat menjadi bekal berharga saat bertanding di nomor-nomor jumping dan eventing.
NATHAN BAWA PULANG 2 HADIAH UTAMA
Performa atlet junior serba bisa, Nathanael Menayang cukup menjadi sorotan di sepanjang kejuaraan. Mewakili D Riders dan berpasangan dengan kuda Diamond Rubina, Nathan total menyabet 4 medali emas dari 2 hari pertandingan di kategori dressage.

2 medali emas diperoleh Nathan dari kelas pertandingan Preliminary Open dan Elementary Open pada pertandingan hari pertama, sementara 2 medali emas berikutnya diraihnya pada pertandingan hari kedua di kelas Preliminary FEI U18 dan Elementary U18. Perjuangan keras Nathan yang mampu tampil konsisten di kelas pertandingan Elementary terbayar lunas dengan membawa pulang 2 unit sepeda listrik yang menjadi hadiah utama di kelas tersebut.
Sementara itu, Kejuaraan Berkuda JJ All Star 2026 akan menyelenggarakan pertandingan pemanasan di kategori jumping pada hari Jumat dan akan mempertandingkan nomo-nomor jumping di hari Sabtu dan Minggu mendatang.







