Dalam rangka menuju perhelatan akbar Olimpiade Los Angeles 2028, PP Pordasi terus melakukan gebrakan pembinaan Atlet-atlet berkuda Equestrian yang berpotensi mewakili Indonesia dalam Cabor Berkuda Equestrian pada pagelaran pesta olahraga tingkat dunia tersebut. Salah satu langkah PP Pordasi adalah mengirimkan dua Atlet berkuda nasional, Brayen Brata Coolen dan Arserl Rizki Brayuda untuk berlaga pada CSI Canteleu yang diselenggarakan di Equi Normandie Perancis (7/3).
Pada ajang bergengsi tersebut, Brayen Brata Coolen yang berpasangan dengan dua kuda yakni Hamburg dan Castello H menduduki peringkat ke 29 dan 58 dari total 60 peserta, sementara Arserl Rizki Brayudha dan kuda Chillbird Julie meraih peringkat ke 6 dari total 38 peserta.

“Hasil yang ditunjukkan dua perwakilan Indonesia ini sudah cukup maksimal dan partisipasi atlet berkuda Indonesia dalam kompetisi-kompetisi bergengsi di dunia seperti CSI Canteleu akan menjadi pinttu masuk bagi pengembangan olahraga berkuda equestrian di Indonesia.” Tutur Ketum PP Pordasi, Aryo PS Djojohadikusumo yang turut menyaksikan langsung pertandingan tersebut.
Menurutnya, dengan menerjunkan langsung Atlet-atlet berkuda untuk berlaga dalam kompetisi-kompetisi internasional akan menjadi sarana terbaik untuk mengasah kemampuan sekaligus mengevaluasi sejauh mana kesiapan para atlet bersaing ditingkat global sebagai langkah strategis menuju Olimpiade LA 2028.

Sementara itu, Ketua Harian PP Pordasi H. Eddy Saddak yang juga berkesempatan hadir pada pertandingan tersebut menegaskan bahwa keikutsertaan dua atlet Indonesia pada CSI Canteleu merupakan hasil program pelatihan intensif dari berbagai event kompetisi ditingkat nasional. Dalam hal ini, PP Pordasi akan terus berupaya meningkatkan kualitas atlet dengan menginisiasi agar atlet-atlet tersebut dapat meraih pengalaman pada kompetisi-kompetisi tingkat dunia.
“Kedepannya, PP Pordasi juga akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk lebih banyak lagi menghadirkan kompetisi-kompetisi tingkat internasional ke Indonesia. Kami ingin menciptakan ekosistem olahraga berkuda yang mendukung atlet-atlet untuk dapat bersaing ditingkat global.” Tegas H. Eddy Saddak.

Salah satu Atlet berkuda equestrian Indonesia yang berlaga di CSI Canteleu, Brayen Brata Coolen mengungkapkan bahwa persiapannya dalam menghadapi kejuaraan tersebut tidaklah mudah, selain harus menjalani latihan-latihan intensif dan mengikuti event-event equestrian lokal di Belanda, Brayen pun sempat melakukan pertandingan pemanasan di Valencia Spanyol dalam waktu dua minggu berturut-turut.
“Ini menjadi pengalaman pertama Saya bertanding di kejuaraan CSI Canteleu dan banyak pelajaran yang Saya dapatkan sebagai motivasi dan evaluasi bagi Saya agar dapat tampil lebih baik lagi di event-event berikutnya.” Tandas Brayen Brata Coolen.






