Angkat topi, mungkin hanya itu cara yang tepat dalam menanggapi performa ciamik Muhammad Abiyansyah dan kuda Anjani pada pertandingan partai final Kejuaraan Equestrian Piala Walikota Surabaya 2022 yang baru saja usai dihelat di Kenpark Equestrian Complex Surabaya Jawa Timur. Dengan menggunakan sistem akumulator, Abi (sapaannya) berhasil menumbangkan para seterunya dengan meraih poin penuh 65 dan catatan waktu tercepat 42,30 detik. Pertandingan dengan ketinggian lompatan 80 Cm tersebut awalnya digelar dalam waktu terpisah berdasarkan kelompok yakni SJ 80 Cm U18 dan SJ 80 Cm Senior. hasil dari dua pertandingan tersbut kemudian di akumulasi dan digabung menjadi Kelas SJp; 80 Cm Open yang memperebutkan Piala Walikota Surabaya 2022.

Dari hasil akumulasi dua pertandingan tersebut diatas, akhirnya keluarlah nama Muhammad Abiyansyah dan kuda Anjani yang mewakili Branchsto Equestria Park sebagai pemuncaknya dengan hasil tersebut diatas sekaligus menyabet Piala Walikota Surabaya 2022. Di tempat ke 2 ada wakil Solo Equestrian Centre, Vandydan El Faeyza bersama kuda Carolina yang juga meraih poin maksimal 65 dengan catatan waktu 45,01 detik, disusul Atlet gaek Emporium Horse Club, Soleman yang tak mau kalah dengan meraih skor 65 dan 48,6 detik waktu tercepat.
Pertandingan yang juga menjadi kelas terakhir dikejuaraan tersebut berjalan sangat seru. Teriakan-teriakan dukungan dari para sponsor Atlet masing-masing membuat suasana pertandingan yang harus digelar hingga matahari tenggelam tersebut menjadi riuh rendah. Sistem akumulator yang memang menuntut kecepatan dan juga ketangkasan para peserta untuk tidak menjatuhkan rintangan sekaligus membidik rintangan Joker yang bernilai ganda namun dengan tingkat yang lebih sulit menjadi ujian berat bagi para peserta untuk dapat melaluinya. Dibutuhkan keberanian besar serta adrenalin tinggi untuk memenangkan pertandingan tersebut.

Begitupun halnya dengan aksi Muhammad Abiyansyah dilapangan pertyandingan. Begitu bel dibunyikan dan melintasi garis start, maka pilihannya hanya satu yaitu bagaimana caranya uintuk memacu kuda Anjani secepat-cepatnya untuk melalui rintangan sesuai urutan yang telah ditentukan. Manuver-manuver potong jalur lintasan untuk meraih waktu tercepat pun kerap dilakukan dibeberapa titik yang memang menjdi kunci kemenangan, bahkan aksi potong jalur lintasan tersebut kadang dilakukan tanpa memperlambat kecepatan kuda. Sungguh benar-benar menjadi tontonan berkualitas sekaligus menegangkan.
“Saat perlombaan Saya hanya konsentrasi untuk memotong jalur lintasan untuk menghemat waktu, kalu kecepatan kudanya justru yang tidak di kontrol, cuma Saya fokus memperkuat keseimbangan disisi kiri karena banyak tikungan yang mengarah ke kanan.” Ujar anak didik Pelatih nasional Adi Katompo yang pada pertandingan di Surabaya ini turut ditukangi oleh Agung Riyanto.

Abi pun sempat mengungkapkan bahwa keikutsertaannya di kejuaraan ini terbilang mendadak hingga hanya dengan latihan persiapan yang seadanya mengingat kesibukan sekolahnya di Kelas 3 SMP Labsshool Kebayoran, namun Abi percaya performanya akan maksimal di pertandingan dengan kondisi kuda Anjani yang tengah dalam performa terbaiknya.
Dari kejuaraan tersebut, selain berhasil merebut Piala Walikota Surabaya 2022, Abi juga berhasil meraih podium 3 kelas SJ 70 Cm U18 dihari pertama (Sabtu, 15/ 10), dan juara pertama kelas SJ 80 Cm U18 yang menjadi dasar penghitungan poin sebagai Juara Pertama Piala Walikota Surabaya 2022 yang akhirnya mampu membuat bangga kedua orangtuanya yang hadir di pertandingan yakni Adrianshah Chaniago dan Rizta Dhiana .







