Rider Puncak Joyo Royal Stable (PJRS) Malang Jawa Timur, Falisha Naznin Raina tampil memukau di gelaran Aswayuddha III yang dihelat di MPS Stable Semarang Jawa Tengah (29/8-1/9). Falisha yang hanya bertanding di Kategori Dressage (tunggang serasi) berhasil menyabet 4 medali emas pada event kejuaraan berkuda yang khusus mempertandingkan Cabang Equestrian tersebut.

Turun berpasangan dengan kuda andalannya, Dexter, Falisha (16 tahun) tampaknya tengah berada pada performa terbaiknya hingga mampu menyapu bersih 3 medali emas dari 3 kelas pertandingan yang diikutinya pada hari pertama kejuaraan. Tambahan 1 medali emas dan 2 gelar peringkat ke 4 pun berhasil dicatatkannya ketika kembali turun tanding di hari ketiga kejuaraan bersama kuda yang sama.
Pada hari pertama kejuaraan, Falisha meraih kemenangan di kelas Walk Trot 2 Open dengan skor 65,938%, Walk Trot 3 Open dengan skor 65,972 %, dan kelas Preliminary Gemarn U18 dengan skor 65,179%. Sedangkan di hari ketiga kejuaraan, Falisha yang mulai menekuni olahraga berkuda Equestrian sejak tahun 2020 lalu pun kembali menjadi yang terbaik di kelas Walk Trot 2 Open dengan catatan skor 66,875% serta 2 gelar podium ke 4 dari kelas Walk Trot 3 Open dan Preliminary German U18.

Sementara itu, rekan satu tim Falisha, Fiki Julianto juga berhasil memetik kemenangan pada pertandingan dihari pertama kelas Preliminary German Open, dengan demikian secara keseluruhan PJRS berhasil mengoleksi 5 medali emas dari 2 Ridernya tersebut.
Menanggapi pencapaian yang berhasil ditunjukkan Falisha, Agus Mulyono (Ayahanda Falisha) pun mengaku bangga akan progres yang terus diraih Falisha khususnya dalam kegiatan Olahraga Berkuda Equestrian. Agus Mulyono berharap agar keberhasilan yang diraih Falisha pada Kejuaraan Berkuda Aswayuddha III ini dapat terus memacu semangat agar Falisha dapat terus maju dan berkembang.

“Alhamdulillah ini adalah progres positif, dan tentu ini juga berkat kerja keras dan disiplin Falisha dalam berlatih dengan jadwal 5 hari dalam seminggu. Semoga hasil baik ini bisa terus memotivasi Falisha untuk terus berprestasi.” Tutur Agus Mulyono yang sengaja datang ke MPS Stable untuk mendampingi Tim PJRS.
Tak berbeda dengan Agus Mulyono, Falisha juga berharap agar hasil-hasil bagus di setiap pertandingan bisa menjadi bekalnya untuk naik ke kelas pertandingan yang lebih tinggi lagi.

“Insya Allah di akhir tahun ini Saya akan mencoba bertanding di kelas pertandingan yang lebih tinggi.” Ungkap Falisha.
Berbicara tentang PJRS sendiri, tentu Publik Equestrian khususnya di Pulau Jawa pasti telah mengenal Stable milik Muhammad Efril Maulana tersebut. Selain sukses dalam menggelar dua event kejuaraan berkuda ditahun ini yakni Piala PJ Walikota Malang dan Piala Kemerdekaan, rencananya PJRS juga akan didaulat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprop) Jawa Timur 2025 Cabang Berkuda Equestrian.
“Untuk persiapan menjelang pelaksanaan Porprov Jatim 2025, saat ini Kami tengah melakukan proses penyempurnaan fasilitas-fasilitas, sarana dan prasarana sesuai dengan masukan dari berbagai pihak terutama dari pihak-pihak yang berkompeten. Semoga saja semua bisa siap pada saat Porprov nanti, kalau untuk penyelenggaraan kejuaraan, Insya Allah Kami akan terus menyelenggarakan kejuaraan sebagai bentuk pembinaan Atlet.” Terang Muhammad Efril Maulana.

Dengan lokasinya yang berada di Kota Malang dan bersuhu udara sejuk, PJRS memang menjadi pilihan yang tepat dan menarik bagi para Rider untuk datang dan bertanding sekaligus menikmati indahnya pariwisata di kota yang terkenal dengan sebutan Kota Apel tersebut. Terobosan yang telah dilakukan PJRS dengan menyelenggarakan kejuaraan berkuda di markas Mereka pun sangat membawa mamfaat khususnya dalam meningkatkan kegiatan pembinaan khususnya bagi Atlet-atlet berkuda asal Jawa Timur dan sekitarnya.
“Saya mohon doa dan dukungannya agar PJRS dapat menjadi tempat untuk membina bibit-bibit muda yang memiliki potensi di bidang Olahraga Berkuda Equestrian yang dapat berprestasi baik ditingkat nasional maupun internasional.” Tutup Agus Mulyono.
Selamat Tim PJRS Malang Jawa Timur.






