Pertandingan-pertandingan di kelas jumping menjadi agenda pamungkas dalam penyelenggaraan Kejuaraan Berkuda JJ All Star 2026 yang digelar di venue berkuda JJ Riding School Sawangan, Depok, Jawa Barat (15-19/7). Persaingan ketat terjadi di kelas-kelas pertandingan menengah ke bawah yang diikuti oleh mayoritas peserta baik para atlet pendatang baru dan juga yang sudah berpengalaman.

Dari kelas dengan lompatan tertinggi di kejuaraan, Jumping 140 Cm Open Jump Off, wakil Equinara Horse Sport, Andry Sutoyo berhasil meraih gelar juara bersama kuda pasangan tandingnya Cornelious. Andry meraih hasil catatan waktu 81,41 detik dan 4 poin pinalti. Sementara itu kompetitor terberatnya, Jendry Palandeng dan kuda Cadou 4 gagal menyelesaikan lomba, sehingga Andry dinyatakan sebagai pemenang di kelas tersebut tanpa melewati babak jump off.
Beralih ke pertandingan kelah menengah, Steven Tan yang mewakili BBS Equestrian Academy tampil dalam performa terbaiknya dan menjadi sorotan penonton di sepanjang pertandingan. Steven Tan berhasil meraih 3 medali emas setelah memenangi duel-duel seru di beberapa kelas menengah dengan peserta terbanyak.

Pada pertandingan hari pertama (18/7), Steven yang berpasangan dengan kuda Melody meraih kemenangan di kelas Jumping 70 cm Open yang total diikuti oleh 42 entri peserta. Sedangkan pada pertandingan hari kedua (19/7), Steven kembali meraih gelar juara di kelas Jumping 60 cm Open (total 53 entri peserta), dan Jumping 80 Cm Open (total 40 entri peserta).
Berkat penampilan apiknya tersebut, Steven berhak membawa pulang berupa 2 unit sepeda listrik yang diperebutkan di kelas pertandingan Jumping 70 cm Open, dan Jumping 80 cm Open yang tercatat sebagai kelas dengan jumlah peserta terbanyak dalam kejuaraan.
Pertandingan paling seru terjadi di kelas Jumping 120-130 Cm Open Jump Off yang mayoritas diikuti oleh rider-rider junior berbakat. Meskipun hanya diikuti oleh 8 peserta, namun jalannya pertandingan berlangsung menarik dengan alur rintangan yang didisain sangat teknikal.

Dari seluruh peserta, 3 rider yakni, Lalu Yuda Pratama, Nathan Edward Kareem Yacub, dan Jason Regan Holmes berhasil melaju ke babak jump off untuk menentukan siapa yang berhak menyandang sebagai rider terbaik di kelas tersebut.
Dari hasil pertandingan di babak jump off, Lalu Yuda Pratama yang berpasangan dengan kuda King’s Night dan mewakili Aragon Equestrian Sport akhirnya berhasil merebut gelar juara setelah memperoleh hasil clear round dengan catatan waktu tercepat 40,01 detik, dan hanya berselisih tipis dengan Nathan Edward Kareem Yacub dan kuda Jetfire L’Avenir (Anantya Riding Club) yang meraih hasil clear round dan waktu 40,21 detik di peringkat kedua.
Sementara peringkat ketiga diduduki oleh atlet wakil Anantya Riding Club lainnya, Jason Regan Holmes dan kuda Nelina yang membukukan hasil 4 poin pinalti dan catatan waktu 41,12 detik.







