BerandaRagamTUNTASKAN MISI DI AJANG KEJURNAS PACU 2026, BLUE BLOOD STABLE FOKUS DERBY...

TUNTASKAN MISI DI AJANG KEJURNAS PACU 2026, BLUE BLOOD STABLE FOKUS DERBY 2027

REDAKSI BERKUDA — Blue Blood Stable sukses menuntaskan perjuangannya bersama Kontingen Papua Selatan dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacu PORDASI ke-60 Tahun 2026 dengan hasil membanggakan. Tampil pada seri final yang diselenggarakan di Lapangan Pacuan Kuda Maesa Tompaso, Minahasa, Sulawesi Utara, 24 Oktober 2026, Blue Blood Stable berhasil mempersembahkan sejumlah prestasi sekaligus mengantarkan Papua Selatan menembus peringkat ketiga klasemen akhir nasional.

Kontingen Papua Selatan, 3 besar pacu nasional

Salah satu pencapaian paling fenomenal datang dari kelas bergengsi Star of Star 2.200 meter, ketika dua kuda andalan Blue Blood Stable, Kashmir BB dan Duke BB, sukses menguasai podium pertama dan kedua. Keduanya tampil sebagai kekuatan utama Papua Selatan dalam menghadapi persaingan ketat dengan kuda-kuda pacu terbaik dari berbagai daerah.

Keberhasilan tersebut menjadi penutup manis perjalanan Blue Blood Stable di Kejurnas Pacu 2026. Setelah mengakhiri Seri I pada peringkat keenam dengan 16 poin, Papua Selatan mampu meningkatkan perolehan nilainya hingga mengumpulkan total 39,5 poin dan mengamankan posisi ketiga klasemen akhir, hanya terpaut lima poin dari Jawa Barat yang menempati posisi runner-up.

Berawal dari Pangandaran, Blue Blood Stable Bangun Kekuatan Papua Selatan

Perjalanan Blue Blood Stable dalam mengemban misi membawa nama Papua Selatan dimulai pada Kejurnas Pacu PORDASI ke-60 Seri I bertajuk Indonesia Derby, yang diselenggarakan di Pangandaran, Jawa Barat, pada 26 Juli 2026. Menghadapi kontingen-kontingen kuat yang memiliki tradisi panjang dalam olahraga pacuan kuda nasional, Papua Selatan mengawali persaingan dengan mengumpulkan 16 poin dan menempati peringkat keenam klasemen sementara.

Menariknya, seluruh poin tersebut diperoleh dari kelas 4 Tahun A/B. Pada kelas ini, Papua Selatan berhasil meraih poin tertinggi, mengungguli Jawa Barat yang mengumpulkan delapan poin. Meski belum mampu bersaing di papan atas klasemen keseluruhan, pencapaian tersebut menjadi modal berharga sekaligus menunjukkan potensi kuda-kuda pacu yang memperkuat Papua Selatan.

Aksi skuad Blue Blood Stable di arena

Pada akhir Seri I, Sulawesi Utara memimpin klasemen dengan 58 poin, disusul Jawa Barat dengan 36,5 poin, Jawa Tengah 21 poin, Kalimantan Selatan 18 poin, serta DKI Jakarta dengan 16,5 poin. Papua Selatan berada tepat di belakang kelima kontingen tersebut. Hasil itu menjadi bahan evaluasi penting bagi Blue Blood Stable untuk mempersiapkan kekuatan menghadapi seri final. Targetnya jelas, memperbaiki perolehan poin sekaligus membawa Papua Selatan naik dalam persaingan klasemen nasional.

Delapan Kuda Disiapkan, Tim Tiba di Tompaso Sejak Awal Oktober

Keseriusan Blue Blood Stable menghadapi Kejurnas Pacu Seri II terlihat dari persiapan yang dilakukan jauh sebelum hari pertandingan. Stable milik Putri Cindra Madinah tersebut membawa delapan kuda untuk memperkuat Kontingen Papua Selatan. Seluruh rombongan telah tiba di Sulawesi Utara sejak awal Oktober 2026, atau sekitar tiga pekan sebelum pertandingan berlangsung.

Kedelapan kuda yang dipersiapkan adalah Kashmir BB, Duke BB, Surya BB, Vhagar BB, Pusako BB, Scarlate BB, Authentic BB, dan Alarcon BB. Manajer Blue Blood Stable, Hilman Najaria, menjelaskan bahwa kedatangan lebih awal merupakan bagian dari strategi tim untuk memberikan waktu adaptasi yang cukup bagi kuda-kuda sebelum menghadapi pertandingan.

Persembahan terbaik untuk Kontingen Papua Selatan

“Awal Oktober, kuda-kuda dan tim sudah sampai di Tompaso. Tim langsung mempersiapkan kuda-kuda dengan latihan ringan sekaligus beradaptasi dengan lingkungan dan cuaca di sekitar lokasi pertandingan,” ujar Hilman Najaria.

Persiapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh kuda berada dalam kondisi optimal saat bertanding. Selain menjaga kebugaran, tim juga harus memperhitungkan karakter lintasan, perubahan cuaca, serta kondisi lingkungan yang dapat memengaruhi performa kuda. Dengan persiapan yang lebih matang, Blue Blood Stable datang ke Tompaso membawa optimisme untuk memperbaiki pencapaian pada seri sebelumnya.

Enam Kuda Raih Podium, Papua Selatan Tambah 23,5 Poin

Kerja keras selama masa persiapan akhirnya membuahkan hasil positif. Dari delapan kuda yang diturunkan pada Kejurnas Pacu Seri II, enam di antaranya berhasil meraih podium pada kelas-kelas pertandingan yang diikuti. Berdasarkan hasil resmi pengumpulan angka Kejurnas, Papua Selatan berhasil mengoleksi tambahan 23,5 poin pada seri final. Perolehan tersebut berasal dari kelas A Terbuka 2.200 meter yang menyumbangkan 20 poin dan kelas A Sprint 1.300 meter dengan tambahan 3,5 poin.

Hasil ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan Seri I, ketika Papua Selatan hanya mampu mengumpulkan 16 poin. Dengan tambahan 7,5 poin atau peningkatan sekitar 46,9 persen, penampilan Papua Selatan pada seri final menjadi jauh lebih produktif.

Putri Cindra Madinah, bangga dengan prestasi tim

Kontribusi terbesar datang dari kelas A Terbuka 2.200 meter yang menyumbangkan sekitar 85 persen dari total poin Papua Selatan pada Seri II. Selain keberhasilan Kashmir BB dan Duke BB pada kelas utama, dua kuda Blue Blood Stable lainnya, Authentic BB dan Scarlate BB, juga mencatatkan hasil positif dengan menempati posisi kedua dan ketiga pada kelas 3 Tahun Calon Remaja 1.200 meter.

Pencapaian tersebut mendapat apresiasi dari pemilik Blue Blood Stable, Putri Cindra Madinah, yang mengaku bangga terhadap perjuangan seluruh tim sejak masa persiapan hingga pertandingan. Menurutnya, jalannya pertandingan berlangsung sesuai dengan prediksi dan harapan. Namun, di atas pencapaian prestasi, kesehatan dan keselamatan seluruh kuda serta joki tetap menjadi prioritas utama.

“Alhamdulillah, saya sangat puas dengan hasil pertandingan. Saya juga sangat bersyukur seluruh kuda-kuda dan joki dapat menyelesaikan pertandingan dalam keadaan sehat dan selamat,” ucap Putri Cindra Madinah.

“Di Kejurnas ini, kami menurunkan delapan ekor kuda dan enam kuda di antaranya berhasil meraih podium di kelas-kelas pertandingan yang diikuti,” lanjut Putri.

Kashmir BB dan Duke BB Tak Terbendung di Kelas Star of Star

Dari seluruh pencapaian Blue Blood Stable, keberhasilan Kashmir BB dan Duke BB menguasai kelas Star of Star 2.200 meter menjadi salah satu momen paling membanggakan. Kelas bergengsi tersebut mempertemukan sejumlah kuda pacu unggulan, termasuk Zilong Rimboka, kuda andalan tuan rumah Sulawesi Utara yang sebelumnya berhasil meraih gelar juara Indonesia Derby 2026.

Kehadiran Zilong Rimboka membuat persaingan semakin menarik. Berbekal reputasi sebagai juara Derby sekaligus tampil di daerah asalnya, Zilong Rimboka menjadi salah satu lawan terberat yang harus dihadapi kuda-kuda Blue Blood Stable. Namun, Kashmir BB dan Duke BB berhasil menjawab tantangan tersebut dengan penampilan gemilang.

Kerja keras yang terbayarkan

Kashmir BB sukses merebut podium pertama, sementara Duke BB menyusul di posisi kedua. Hasil ini memastikan Blue Blood Stable menguasai dua posisi tertinggi pada salah satu kelas paling prestisius dalam kejuaraan. Dominasi tersebut sekaligus memberikan kontribusi penting bagi perolehan poin Papua Selatan. Dari kelas A Terbuka 2.200 meter saja, kontingen ini berhasil mengamankan 20 poin, menjadi penyumbang terbesar dari total 23,5 poin yang diperoleh sepanjang Seri II.

Bagi Putri Cindra Madinah, keberhasilan tersebut menjadi salah satu pencapaian paling berkesan sekaligus membuktikan bahwa seluruh persiapan yang dilakukan tim tidak sia-sia.

“Semua kerja keras tim terbayarkan dengan prestasi dan podium, terutama di kelas Star of Star. Saya bangga dengan perjuangan seluruh kru dan tim Blue Blood Stable,” sambung Putri.

Papua Selatan Melonjak ke Peringkat Ketiga Nasional

Keberhasilan Blue Blood Stable di Tompaso memberikan dampak besar terhadap posisi Papua Selatan dalam klasemen akhir Kejurnas Pacu PORDASI ke-60 Tahun 2026. Setelah hanya menempati peringkat keenam pada Seri I, Papua Selatan berhasil mengumpulkan total 39,5 poin dari dua seri pertandingan dan mengamankan peringkat ketiga nasional.

Dalam klasemen akhir, Sulawesi Utara tampil sebagai juara umum dengan mengoleksi 149 poin, jauh meninggalkan kontingen lainnya. Jawa Barat menempati peringkat kedua dengan 44,5 poin, disusul Papua Selatan di posisi ketiga dengan 39,5 poin.

Sesuai prediksi dan harapan

Sementara itu, Jawa Tengah harus puas menempati peringkat keempat dengan 33,5 poin dan DKI Jakarta melengkapi posisi lima besar dengan 24 poin. Menariknya, selisih poin antara Papua Selatan dan Jawa Barat hanya terpaut lima angka. Sementara terhadap Jawa Tengah yang berada di posisi keempat, Papua Selatan berhasil unggul enam poin. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata peningkatan prestasi Papua Selatan sepanjang penyelenggaraan Kejurnas Pacu 2026.

Dari hanya memperoleh poin pada satu kelas pertandingan di Seri I, Papua Selatan mampu meningkatkan kontribusinya melalui dua kelas pada Seri II. Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan efektivitas persiapan Blue Blood Stable dalam menghadapi persaingan di seri penentuan. Lebih dari sekadar peningkatan posisi klasemen, keberhasilan menembus tiga besar nasional menjadi pencapaian penting bagi Papua Selatan yang terus berupaya mengembangkan prestasi olahraga pacuan kudanya.

Blue Blood Stable Tatap Piala Hamengkubuwana dan Derby 2027

Setelah sukses menuntaskan rangkaian Kejurnas Pacu PORDASI 2026, Blue Blood Stable tidak ingin berpuas diri. Putri Cindra Madinah mengungkapkan bahwa timnya kini mulai mengalihkan fokus pada agenda pertandingan berikutnya, termasuk persiapan menghadapi Piala Hamengkubuwana yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang. Selain itu, Blue Blood Stable juga mulai menyusun kekuatan untuk menghadapi Derby 2027, dengan mempersiapkan kuda-kuda serta joki yang diharapkan mampu kembali bersaing dalam kejuaraan bergengsi tersebut.

“Saat ini kami tengah berkonsentrasi untuk mempersiapkan kuda-kuda dan joki di Piala Hamengkubuwana yang akan diselenggarakan pada bulan Desember mendatang, sekaligus mempersiapkan amunisi untuk ajang Derby di tahun 2027,” tutup Putri.

Keluarga besar Blue Blood Stable

Perjalanan Blue Blood Stable bersama Kontingen Papua Selatan dalam Kejurnas Pacu PORDASI ke-60 Tahun 2026 akhirnya ditutup dengan pencapaian membanggakan. Berawal dari Pangandaran dengan menempati peringkat keenam, Blue Blood Stable mampu bangkit dan menunjukkan performa yang lebih baik pada seri final di Tompaso. Keberhasilan enam kuda meraih podium, termasuk dominasi Kashmir BB dan Duke BB di kelas Star of Star, menjadi bagian penting dari perjuangan tersebut.

Dengan total 39,5 poin dan posisi ketiga klasemen akhir nasional, Blue Blood Stable berhasil membuktikan kontribusinya dalam membawa nama Papua Selatan bersaing di jajaran atas olahraga pacuan kuda Indonesia. Pencapaian ini sekaligus menjadi modal berharga untuk melanjutkan pembinaan dan pengembangan prestasi, dengan harapan Papua Selatan mampu tampil semakin kompetitif pada kejuaraan-kejuaraan nasional berikutnya.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

berita terbaru

Recent Comments