Sabtu, Januari 17, 2026
BerandaRagam2020, TAHUN OPTIMISME OLAHRAGA BERKUDA INDONESIA.

2020, TAHUN OPTIMISME OLAHRAGA BERKUDA INDONESIA.

Memasuki tahun 2020, geliat perkembangan olahraga berkuda di Indonesia semakin menunjukkan tanda-tanda yang sangat positif. Ramainya kejuaraan-kejuaraan berkuda di tahun 2019 lalu juga memicu animo masyarakat untuk menekuni olahraga yang unik ini. Diluar itu semua, prestasi-prestasi atlit-atlit berkuda Indonesia di kancah Asia Tenggara, Asia hingga level dunia pun semakin mendongkrak prestige olahraga berkuda menjadi olahraga yang memiliki prestasi bergengsi yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional.

“Animo jauh meningkat dari 5 tahun lalu kita hanya memiliki 20 club, saat ini sudah mencapai 90 club. Target kita di 2019 yang ingin olahraga berkuda ini memiliki banyak kejuaraan alhamdulillah kesampaian dan buktinya adalah di tahun 2020 ini kita sudah memiliki 17 kejuaraan sepanjang tahun. Dengan banyaknya kejuaraan, kami berharap proses pembinaan didalam negeri dapat berjalan disamping tetap mengagendakan pengiriman atlit ke luar negeri untuk berlatih tanding” Ujar Edy Saddak Ketua PP Pordasi ketika diwawancara berkuda.com via saluran digital.

Edy Saddak, Ketua Umum PP Pordasi
Edy Saddak, Ketua Umum PP Pordasi

Dari jadwal kejuaraan berkuda 2020, ada satu hal menarik yakni pelaksanaan Kejurnas Equestrian 2020 yang akan digelar di Sumatera Barat yang merupakan pertama kalinya Kejuaraan tingkat nasional di helat diluar Pulau Jawa. Tentu hal ini memiliki strategi tersendiri demi perkembangan olahraga berkuda khususnya equestrian di Indonesia.

“Sumatera Barat merupakan salah satu sentra kuda di Indonesia. Dengan berbagai potensi yang dimiliki, kami yakin olahraga berkuda khususnya cabang equestrian  di Sumatera Barat akan cepat berkembang. Hal ini juga sejalan dengan program PP Pordasi yang ingin menyebar kejuaraan-kejuaraan equestrian ke daerah-daerah sebagai sarana pengenalan olahraga tersebut ke masyarakat.” Lanjut pria yang juga pemilik Aragon Horse Sport ini dengan target 9 Provinsi akan turut ambil bagian pada kejurnas tersebut.

Salah satu momen saat perhelatan Kejurnas Equestrian 2019 di JIEP, Pulomas.
Salah satu momen saat perhelatan Kejurnas Equestrian 2019 di JIEP, Pulomas.

Dan dengan padatnya frekwensi lomba berkuda di tahun 2020 ini, Edy berharap para pemula dan atlit anak-anak akan terus berkembang hingga lima tahun kedepan bisa melakukan proses regenerasi terhadap atlit-atlit di kelas junior dan elit.

“Intinya semua bahan yang meliputi club, atlit, sarana dan kejuaraan sudah semakin baik tinggal bagaimana PP Pordasi selaku induk organisasi olahraga berkuda di Indonesia semakin meningkatkan semua itu menjadi jauh lebih baik lagi.” Tutup Edy Saddak.

 

 

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

berita terbaru

Recent Comments