Memasuki hari terakhir pelaksanaan Kejurnas Equestrian 2019 yang digelar sejak Kamis (19/9) hingga Minggu (22/9), posisi Kontingen Jawa Barat boleh dikatakan belum aman. Berbeda dengan DKI Jakarta yang sebelumnya sudah menguasai 4 medali emas, Jawa Barat masih harus berkutat dengan Kontingen Sumbar dan Kontingen Banten untuk memperebutkan posisi juara umum kedua.
Ketatnya persaingan antar Kontingen dalam kejurnas kali ini sempat membuat tim Jabar yang memiliki segudang atlit-atlit papan atas dibidang equestrian agak kewalahan. Hal itu tampak dari sedikitnya medali emas yang mampu didulang Kontingen Jabar pada kejurnas ini.

Namun akhirnya segenap pengurus dan anggota Kontingen Jabar bisa bernafas lega setelah salah satu atlit andalan mereka, Marcho Momuat berhasil mempersembahkan medali emas di kelas jumping individual open. Dengan hasil tersebut, Jawa Barat dipastikan menduduki gelar juara umum kedua dibawah DKI Jakarta dan Sumbar yang menguasai peringkat ketiga.
“Ya seneng banget bisa menyumbangkan emas buat Kontingen saya. Hari ini pertandingan berjalan dengan baik, kerjasama antara saya dan kuda saya juga berjalan sangat baik.” Ujar Marcho singkat ketika ditemui saat pembagian medali.
Pada kelas kejurnas yang dilombakan terakhir tersebut, wakil Kontingen Sumbar yakni Erwin M Yoga dan Rheswara Radinal menempati posisi dua dan tiga.







