BerandaRagamDIGEMPUR DUA JUNIOR, FAHMI SATRIA JUARA PIALA PRESIDEN 2026

DIGEMPUR DUA JUNIOR, FAHMI SATRIA JUARA PIALA PRESIDEN 2026

Pertarungan seru terjadi pada ajang perebutan Piala Presiden di Kejuaraan Berkuda Mandiri Merdeka Master 2026 Piala Presiden yang diselenggarakan di The Hub Indonesia, Kota Bekasi Jawa Barat pada 9 Agustus 2026. Muhammad Fahmi Satria Widjaya (Fahmi) akhirnya meraih trofi bergengsi Piala Presiden setelah menjalani laga dibawah gempuran dua atlet junior tangguh, Nusrtdinov Zayan Fatih dan Rasendriya Hiranya Rajasa.

Pada pertandingan kelas Mandiri SJ 120 Cm Open Piala Presiden yang digelar dalam dua hari tersebut, persaingan pun dimulai sejak hari pertama pertandingan (Sabtu, 8/8). Dari hasil pertandingan tersebut, 4 peserta yakni Muhammad Fahmi Satria Widjaya (Starlight H dan Alabama Z), Nusrtdinov Zayan Fatih (Charly Lalan dan Lenneke), Rasendriya Hiranya Rajasa (Altas), dan Iftirasy Ahmad Falah Pujiyono (Ideal De Trivoli Z) cukup berada diatas angin setelah menyelesaikan pertandingan dengan hasil clear round dan nol penalti.

Fahmi di podium Piala Presiden

Berlanjut ke pertandingan hari kedua yang digelar menggunakan artikel jump off (Minggu, 9/8), persaingan ketat kembali terjadi antara Muhammad Fahmi Satria Widjaya, Nusrtdinov Zayan Fatih, dan Rasendriya Hiranya Rajasa yang kembali membukukan zero penalti hingga berhak mengikuti babak jump off sebagai babak akhir penentuan pemenang.

Pertandingan pun berakhir di babak jump off dengan hasil Muhammad Fahmi Satria Widjaya (Arthayasa Stable) dan kuda Starlight M meraih hasil terbaik clear round dan catatan waktu tercepat 42,56 detik sekaligus meraih gelar juara pertama dan berhak atas trofi bergengsi Piala Presiden 2026 kategori Show Jumping. Fahmi juga berhasil membawa kuda pasangan tandingnya Alabama Z untuk menduduki peringkat ke 2 dengan hasil clear round dan catatan waktu 42,76 detik.

Fahmi dan kuda Starlight M

Sementara itu, Nusrtdinov Zayan Fatih (peraih Piala Presiden 2025) harus puas menempati peringkat ke 3 setelah menyelesaikan lomba dengan hasil clear round dan catatan waktu 45,58 detik bersama kuda Charly Lalan. Dinov yang mewakili DNV Equestrian pun sempat tancap gas bersama kuda Lenneke yang berhasil meraih catatan waktu 42,15 detik, namun sayang Dinov dan Lenneke menjatuhkan satu rintangan dan harus menerima 4 poin penalti serta terlempar ke peringkat 5.

Penampilan apik juga ditunjukan oleh atlet berkuda wanita berbakat Rasendriya Hiranya Rajasa (Akara Stable) yang tampil all out di babak jump off. Ranya sebenarnya mampu mencatatkan waktu tercepat 41,44 detik, namun sekali lagi sayang beribu sayang, Ranya dan kuda Altas pun didera 4 poin penalti pasca menjatuhkan satu rintangan sehingga harus puas menempati peringkat 4.

Bersama kuda andalan, Alabama Z

Menanggapi keberhasilannya meraih trofi bergengsi Piala Presiden, Fahmi pun mengucap syukur dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan karir berkudanya selama ini. Fahmi pun sempat mengungkapkan rasa nervousnya saat menghadapi pertandingan untuk memperebutkan Piala Presiden yang memang memiliki gengsi tinggi tersebut.

“Meskipun dalam pertandingan tersebut saya harus bertanding dengan para rider junior, tapi terus terang dalam hati sempat deg-deg an juga, karena para atlet-atlet junior sekarang ini sudah memiliki kemampuan yang sangat baik dan kompetitif yang dapat dilihat dari catatan waktunya,” komentar Fahmi.

Ketika ditanyakan terkait performa kedua kudanya yang memang sangat on fire, Fahmi juga menyampaikan bahwa semua didapat melalui pelatihan yang tepat serta lebih menjaga kondisi dan kebugaran kuda saat pertandingan terlebih dalam cuaca yang cukup panas.

Cita-cita menjadi bagian Timnas Indonesia

Lalu ketika ditanya terkait keberlangsungan karir berkudanya, Fahmi pun menekankan akan lebih fokus di pertandingan-pertandingan pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya. Fahmi juga mengungkapkan target dan impiannya untuk tampil membela Indonesia diajang-ajang multi event seperti SEA Games, Asian Games, dan lain-lain.

“Sebagai seorang atlet, saya juga bercita-cita bila suatu saat nanti dapat membela Timnas Indonesia dan semoga saja kesempatan itu masih terbuka untuk saya,” ujar Fahmi.

Sebagai info tambahan, Fahmi juga memiliki sejumlah pencapaian prestasi dalam olahraga berkuda equestrian Indonesia seperti pada kejuaraan-kejuaraan klub, Porprov, Kejurnas Equestrian, hingga ajang PON. Dengan kemampuannya yang semakin berkembang, tentu tak tertutup kemungkinan bila suatu saat nanti Fahmi akan mampu memenuhi impiannya untuk menjadi duta Indonesia diajang multi event regional dan internasional.

Semangat Fahmi!!!

 

 

 

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

berita terbaru

Recent Comments