Kelas Eventing (trilomba) merupakan salah satu bagian dalam olahraga berkuda cabang equestrian, dimana dikelas ini satu pasangan Rider dan kudanya harus menjalani tiga kelas pertandingan yakni dressage, show jumping, dan cross country yang biasanya digelar dalam tiga hari dengan satu pertandingan per harinya.
Dengan tahapan-tahapan pertandingan tersebut, sudah dapat dipastikan bahwa para peserta yang turun bertanding adalah Rider-rider dan kuda-kuda yang memiliki spesifikasi berbeda dari para peserta di kelas dressage dan show jumping. Beratnya medan terutama di kategori cross country tak hanya memerlukan kemampuan saja namun juga dibutuhkan kekuatan stamina fisik baik untuk Rider dan juga kudanya.

Pertandingan biasanya diawali dengan kelas dressage dihari pertama yang dilanjutkan dengan kelas cross country di hari kedua. Hari terakhir para peserta akan kembali diadu di kelas show jumping uang menjadi partai final. Sistem pertandingan akan mengakumulasi total poin pinalti para peserta dari tiga kelas pertandingan tersebut. Peserta dengan nilai pinalti terkecil berhak atas gelar juara di kelas yang cukup memiliki gengsi ini.
Selain membutuhkan lapangan untuk pertandingan di kelas dressage dan show jumping, kelas eventing juga wajib memiliki lintasan cross country. Dalam tiga tahun terakhir, lintasan cross country di Arena Berkuda Denkavkud Pussenkav Parongpong Lembang Bandung menjadi satu-satunya lintasan cross country yang digunakan dalam beberapa kejuaraan berkuda.

Salah satu kejuaraan yang terbilang aktif menggelar pertandingan Eventing adalah Kejuaraan Berkuda Aragon Kavaleri Cup yang biasanya diselengarakan setiap awal tahun di Arena Berkuda Denkavkud Pussenkav. Beberapa kejuaraan seperti Kejurnas Equestrian dan Porprov Cabang Berkuda Equestrian juga biasanya melombakan kelas Eventing bila kejuaraan tersebut diselenggarakan di Arena Berkuda Denkavkud Pussenkav.

Dari data stastitik dalam 3 tahun terakhir ini, kelas eventing memang tidak pernah didominasi oleh satu Rider. Namun begitu, kita wajib angkat topi untuk performa kuda Allright milik Karlina dari SPEC Stable. Allright mampu mengoleksi 2 kemenangan bergengsi saat menjuarai kelas eventing di Kejuaraan Nasional Equestrian 2021 Kasad Cup bersama Jamal Mewengkang Rider ZZ Stable mewakili Kontingen Jawa Barat dan bersama Steven Menayang (ZZ Stable) di Kejuaraan Berkuda Aragon Kavaleri Cup 2022.

Kelas eventing juga melahirkan momen bersejarah dalam perjalan karir berkuda Muhamad Zaki yang berhasil meraih kemenangan di kelas tersebut pada Porprov Jabar Cabang Berkuda Equestrian 2022. Zaki, Rider Almor Stable yang mewakili Kontingen Kabupaten Cianjur secara mengejutkan berhasil mengungguli lawan-lawannya ketika tampil bersama kuda Newton Barry Willow yang merupakan kuda baru yang didatangkan Almor Stable pada waktu itu.
Terakhir, ada nama legenda eventer asal Denkavkud yakni Serka Jamhur Hatta yang tampil mendominasi di Kejuaraan Berkuda Aragon Kavaleri Cup 2023 lalu. Bersama pasangan kudanya, Mandalawangi, Serka Jamhur Hatta kerap bersaing di setiap pertandingan kelas eventing dan sering menembus barisan 3 besar hampir disetiap kejuaraan yang menggelar kelas eventing.

Pada Kejurnas Equestrian 2023 ini, JIEP Pulomas Jakarta Timur sebagai venue tuan rumah kembali menghidupkan lintasan cross country yang sebelumnya terbengkalai sejak Asian Games 2018 lalu. Dengan tambahan satu venue selain yang dimiliki Denkavkud Pussenkav, maka harapan para pecinta olahraga equestrian yang menginginkan kelas eventing semakin berkembang tentu hampir menjadi kenyataan. Kita tunggu saja.






