BerandaRagamNATHANAEL MENAYANG, SABET DUA TROFI JWC

NATHANAEL MENAYANG, SABET DUA TROFI JWC

JAKARTA TIMUR — Dua kelas, dua kuda, dan dua trofi. Itulah hasil yang dibawa pulang Nathanael Gabriel Stevano Menayang dari arena Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP), Jakarta Timur, Minggu (30/8/2026).

Tampil dalam kompetisi yang digelar Equinara Horse Sports pada 29–30 Agustus 2026, Nathanael sukses menjadi yang terbaik di FEI Jumping World Challenge (JWC) Category C 100–110 cm dan Category A 120–130 cm. Dua kelas ini menjadi bagian dari rangkaian pertandingan yang juga mempertandingkan FEI Dressage World Challenge 2026 dan ESC Dressage Piala Walikota Jakarta Timur 2026.

Podim JWC Category C 100-110 cm

Di Category C, Nathanael turun bersama Lady Zentola dari Bellator Stable. Persaingan berlangsung ketat sejak ronde pertama. Nathanael mampu menjaga penampilannya tetap bersih dari penalti pada dua ronde dan mengakhiri pertandingan dengan grand total 0 penalti. Hasil tersebut menempatkannya di posisi teratas, unggul dari Callef Rizky Hamizan yang juga mencatat 0 penalti, namun berada di posisi kedua berdasarkan catatan waktu.

Naik ke Category A 120–130 cm, tantangannya semakin tinggi. Kali ini Nathanael berpasangan dengan La Luna dari Djiugo. Ia mengawali ronde pertama tanpa penalti, kemudian menyelesaikan ronde kedua dengan dua penalti waktu tanpa kesalahan pada rintangan. Dengan grand total 2 penalti, Nathanael kembali menjadi yang terbaik.

Podium JWC Category A 120-130 cm

Dua kemenangan ini tentu tidak datang dengan mudah. Sejumlah rider seperti Sendi Saputra, Agus Solehudin, Marko Rompindany, Ramdani Triharyanto dan atlet lainnya memberikan persaingan yang cukup ketat. Kualitas kuda yang tampil juga membuat setiap pasangan harus benar-benar menjaga konsentrasi hingga rintangan terakhir.

Bagi Nathanael, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi dua kelas tersebut.

“Saya cukup senang dengan hasil pertandingan, bertanding dengan 2 kuda yang berbeda dengan berusaha untuk menyesuaikan dengan karakter dan kondisi kuda dan memaksimalkannya saat pertandingan.” ujar Nathanael.

Menurutnya, persaingan di kedua kelas JWC kali ini memang sangat kompetitif karena diikuti para atlet dengan kuda-kuda yang memiliki kemampuan sangat baik.

Nathanael Menayang, persiapan menuju JWC Competition 2 dan 3.

“Persaingannya sangat ketat karena kelas-kelas pertandingan tersebut diikuti oleh atlet-atlet dengan kuda-kuda yang memiliki kemampuan yang sangat baik.” sambung Nathanael.

Dua trofi sudah berada di tangan, namun Nathanael tidak ingin terlalu lama larut dalam kemenangan. Fokus berikutnya adalah mempersiapkan diri menghadapi seri JWC selanjutnya, sekaligus memastikan kondisi kuda tetap prima.

“Dalam menghadapi seri JWC berikutnya akan fokus berlatih dan menjaga kondisi kuda-kuda dengan baik.” Tutup Nathanael.

Dua kelas, dua kuda, dua kemenangan. Penampilan Nathanael di JIEPP menjadi catatan positif dalam persaingan FEI JWC sekaligus menunjukkan pentingnya chemistry, kemampuan membaca karakter kuda, dan konsistensi ketika menghadapi persaingan di arena.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

berita terbaru

Recent Comments