BerandaRagamRAIH MEDALI PERAK CSI 1*, NAOMI AFIGTHYVEN PECAH TELUR DI BELGIA

RAIH MEDALI PERAK CSI 1*, NAOMI AFIGTHYVEN PECAH TELUR DI BELGIA

Kabar membanggakan datang dari atlet berkuda junior Indonesia, Naomi Afigthyven yang meraih gelar pertamanya di ajang CSI 1*. Naomi meraih medali perak kelas pertandingan CSI 1* 100 cm Kejuaraan Berkuda Summer Classics yang diselenggarakan di Sentower Park, Oudsbergen, Belgia pada 9-11 Juli 2026 lalu.

Pencapaian tersebut menjadi sangat spesial bagi atlet berkuda wanita kelahiran 25 April 2014 yang baru saja menginjak usia 12 tahun tersebut, dan terlebih lagi gelar tersebut mampu diraih Naomi di benua Eropa yang terkenal sebagai kiblatnya olahraga berkuda equestrian.

Berama kuda Maximus, debut perdana Naomi di pertandingan level CSI 1*

“Setibanya di Belgia, saya harus segera berlatih dan beradaptasi dengan kuda maximus yang menjadi pasangan tanding saya di kejuaraan ini. Meskipun dengan waktu tang sangat terbatas, proses untuk memahami karakter kuda, menjalin chemistry, serta menyesuaikan ritme dan gaya berkuda dapat berjalan lancar hingga menjelang pertandingan,” ucap Naomi.

Saat pertandingan berlangsung, Naomi yang menjadi satu-satunya rider asal Indonesia harus berjibaku dalam persaingan dengan para atlet-atlet berkuda asal benua Eropa yang dikenal memiliki kemampuan yang mumpuni. Hasil pertandingan Naomi berhasil finish di urutan kedua dengan hasil clear round dan catatan waktu 29,23 detik dibawah rider wakil tuan rumah Belgia, Mathilde Esser yang membukukan hasil clear round dan catatan waktu28,61 detik yang meraih gelar juara, sementara medali perunggu juga direbut oleh wakil tuan rumah Belgia, Jan Boven yang mencatatkan hasil clear round dan 29,51 detik catatan waktu.

Bikin bangga merah putih dengan mencatatkan namanya di papan skor kejuaraan berkuda level internasional

Dengan waktu persiapan yang singkat , Naomi mampu mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi pertandingan di level CSI 1* pertamanya tersebut. Meraih peringkat ke 2 dan 8 dalam pertandingan debut di level internasional tentu menjadi pembuktian bakat dan kemampuan Naomi yang sebelumnya sudah malang melintang dalam pentas olahraga berkuda equestrian di tanah air.

“Saya akan terus berlatih dan masih banyak hal yang harus di evaluasi untuk pertandingan-pertandingan berikutnya, dan kesempatan bertanding di kejuaraan ini akan menjadi pengalaman berharga yang akan memotivasi saya untuk tampil lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya,” tandas Naomi yang tetap menyelipkan program latih tanding dalam masa liburannya di Eropa.

Pengalaman berharga yang akan menjadi motivasinya

Sementara itu, Ibunda Naomi, Tama Florentina yang mendampingi selama kejuaraan menuturkan bahwa ini adalah awal Naomi untuk lebih berkembang lagi khususnya di pertandingan-pertandingan berkuda tingkat internasional. Menurutnya, pencapain bukan hanya tentang hasil akhir, namun juga tentang proses, kerja keras, dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman yang disertai dengan kemauan keras untuk terus belajar dan berkembang.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

berita terbaru

Recent Comments