Perjuangan penuh jatuh bangun Aisha Maydina Hakim bersama kuda andalannya Jeedina V sedikit terbayarkan ketika duet atlet dan kudanya tersebut berhasil naik podium dan meraih medali perunggu pada pertandingan bergengsi AEF/Mantena Cup CSI1* 115cm yang diselenggarakan di Equinara Horse Sports, kawasan JIEPP Pulomas Jakarta Timur (26-28/6).
Pada pertandingan yang diikuti oleh 18 atlet berkuda perwakilan 13 negara di Asia tersebut, Aisha tampil memukau baik pada kompetisi 1 yang digelar pada Sabtu (27/6) dan kompetisi 2 yang dipertandingkan pada hari Minggu (28/6) saat membela merah putih bersama 5 atlet berkuda Indonesia lainnya.

“Rasanya pasti beda dengan tanding-tanding biasa, pressure nya tentu lebih tinggi karena mewakili negara sendiri dan lawan-lawannya juga atlet-atlet yang luar biasa dari berbagai negara, sangat menegangkan tapi juga menyenangkan,” papar Aisha ketika redaksiberkuda.com menanyakan tentang suasana hatinya ketika menghadapi pertandingan bergengsi tersebut.
Saat melakoni pertandingan di kompetisi 1, Aisha berhasil finish di peringkat 6 besar yang membawanya menapaki podium kemenangan, berlanjut ke kompetisi 2 yang digelar dengan sistem jump off, performa Aisha semakin meningkat ketika berhasil lolos putaran pertama dan melenggang menuju babak jump off yang sangat menentukan.
Di babak jump off, kepercayaan dirinya yang tinggi membuat Aisha mampu menaklukan semua rintangan dengan catatan waktu 35,77 detik sekaligus mengklaim gelar podium 3 dibawah Brandon Toa (28,94 detik/Indonesia) dan Akkara Konglapamnuay32,64 detik/Thailand) yang finish di peringkat pertama dan runer up.

“Sangat senang rasanya, terima kasih untuk para pelatih yang selalu mengajarkan saya untuk menjadi rider yang baik dan saya tidak percaya bisa meraih podium ke 3 di pertandingan ini,” imbuh Aisha seraya memuji performa kuda pasangan tandingnya, Jeedina V.
Keberhasilan Aisha tampil gemilang di pertandingan berkuda jumping tingkat Asia tersebut menjadi satu momen yang mengharukan, apalagi kemenangan tersebut diraihnya bersama Jeedina, kuda yang selama ini tidak mudah ditaklukannya setelah melewati debut cantiknya bersama kuda Dynasty Sword. Bahkan, Aisha pernah mengalami insiden terjatuh saat pertama kali berpasangan dengan Jeedina di ajang Kejurnas Equestrian 2022 yang diselenggarakan di Surabaya Jawa Timur.
“Meskipun tidak terhitung jatuh bangunnya, namun saya sangat bangga dengan Jeedina,” komentar Aisha yang merupakan putri presenter papan atas Indonesia, Irfan Hakim tersebut singkat.

Kembali ke pertandingan, Aisha mengakui banyak mendapatkan pengalaman meskipun ini bukan kali pertama bagi dirinya berkompetisi dengan atlet-atlet dari negara lain, dan yang paling menarik menurutnya adalah ketika belajar berbagai sudut pandang tentang berkuda dari teman-teman barunya yang berasal dari berbagai negara.
Dengan semakin matang dan bertambahnya pengalaman, kini Aisha memiliki target untuk naik ke kelas dengan lompatan yang lebih tinggi seperti 120-130cm. Berbagai program latihan dan persiapan juga telah dilakukannya termasuk menyiapkan amunisi baru kuda yang bernama A La Cookie serta keinginannya untuk menambah jadwal pertandingan baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Untuk pertandingan terdekat, saya akan mencoba bertanding di kelas 120cm di kejuaraan Arthayasa Grand Prix awal Juli mendatang,” tutup Aisha.






