Senin, Mei 11, 2026
BerandaARTHAYASA OPEN 2026FENOMENAL, ATLET MUDA NAIK KUDA TUA JUARA CSI1* 130-140 CM

FENOMENAL, ATLET MUDA NAIK KUDA TUA JUARA CSI1* 130-140 CM

Peristiwa fenomenal terjadi dalam gelaran Arthayasa Open kompetisi jumping yang diselenggarakan di Arthayasa Stable, Limo, Depok (10/5), Nusrtdinov Zayan Fatih (Dinov) salah satu atlet berkuda junior berusia 16 tahun yang mewakili DNV Equestrian berhasil menjadi atlet junior pertama di Indonesia yang mampu meraih kemenangan di kelas bergengsi CSI1* 130-140 Cm melalui babak jump off.

Uniknya lagi, pada pertandingan tersebut Dinov menunggangi kuda Charly Lalan yang saat ini telah berusia 19 tahun. Seolah usia hanyalah angka, Charly Lalan tampil dalam performa terbaiknya meskipun beberapa tahun lalu sempat mundur dari pentas olahraga berkuda equestrian akibat dibekap oleh cedera.

Lawan-lawan Dinov dipertandingan bergengsi tersebut pun tak main-main, selain harus bersaing dengan rekan seangkatannya yang merupakan atlet-atlet junior tangguh seperti Gadis Kireina Iskandar dan Teuku Rifat Renanda Harsya, Dinov juga harus berjibaku dengan para seniornya yang merupakan para atlet berkuda papan atas Indonesia seperti Raymen Kaunang, Andry Prasetyono, Ferry Wahyu Hadiyanto, Jendry Palandeng, dan Agus Solehudin.

Dinov, atlet junior pertama dalam sejarah yang meraih trofi CSI1* 130-140 Cm

Mengawali babak pertama dengan kurang meyakinkan, Dinov menyelesaikan lomba dengan catatan 8 poin penalti. Keberuntungan mulai berpihak kepadanya manakala dari total 8 peserta, Dinov meraih poin penalti terendah dan sama dengan dua seniornya yakni Andry Prasetyono dan Raymen Kaunang, hingga gelar juara pun harus ditentukan di babak jump off.

Di babak jump off, Dinov yang tampil sebagai peserta pertama akhirnya mampu meraih hasil clear round dengan catatan waktu 56,17 detik. Kemudian Andry Prasetyono yang mengambil kesempatan berikutnya harus menerima 12 poin penalti pasca menjatuhkan 3 rintangan jump off.

Giliran Raymen Kaunang yang turun sebagai peserta terakhir, sangat mulus melewati rintangan-rintangan meskipun Raymen tampil lebih agresif yang merupakan diluar kebiasannya. Dengan catatan waktu tercepatnya (50,02 detik), namun sayang Raymen menjatuhkan rintangan terakhir yang membuat harapan menjadi juara di kelas bergengsi tersebut akhirnya pupus.

Hasil akhir di pertandingan tersebut, Dinov (Charly Lalan/DNV Equestrian) meraih juara pertama, disusul Raymen Kaunang (Juliette/Almor Stable) dan Andry Prasetyono (Next Havanna/Equinara Horse Sport) di peringkat 2 dan 3.

Menanggapi hasil tersebut, Ayahanda Dinov, Asep Siregar tak kuasa menutupi rasa senang dan menyampaikan rasa syukur atas apa yang telah dijalani Dinov pada kejuaraan kali ini. Performa Charly Lalan yang masih mampu menorehkan prestasi di kelas pertandingan tertinggi menjadi sinyalemen betapa stable management yang diterapkan DNV Equestrian terutama dalam melatih dan merawat kuda yang telah berumur tua patut diacungi jempol.

“Semua ini akan menjadi pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga bagi Dinov dan Tim DNV Equestrian dalam menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” jawab singkat Asep Siregar.

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

berita terbaru

Recent Comments